Menurutnya, tetap berada di rumah penting dilakukan masyarakat jelang Hari Raya Idulfitri agar Jakarta bisa memasuki fase normal baru usai penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap tiga yang berakhir 4 Juni 2020.
"Dua hari lagi kita akan rayakan Idulfitri, menuju Idulfitri banyak dari kita yang melakukan kegiatan di luar rumah baik belanja, melakukan kegiatan persiapan Idulfitri, itu semua punya potensi terjadinya penularan," kata Anies saat memberikan keterangan pers yang disiarkan di akun Youtube, Pemprov DKI, Jumat (22/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun berkata bahwa pihaknya sudah melakukan pembatasan dan pengetatan terkait aktivitas mudik jelang Idulfitri. Anies berharap semua masyarakat menaatinya demi melindungi saudara yang tinggal di kampung halaman serta masyarakat yang tinggal di Jakarta.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
"Oleh karena itu pesan kita adalah jangan ambil sikap yang tidak mementingkan kepentingan orang banyak, lindungi diri Anda, lindungi orang lain, lindungi keluarga," kata Anies.
Eks Mendikbud itu juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan memantau semua tempat ibadah dan semua tempat yang tidak boleh ada aktivitas masyarakat. Menurutnya, pihaknya akan memberikan teguran bahkan sanski terhadap semua yang melanggar aturan PSBB.
"Semua bisa diberikan sanksi karena jelas dalam aturan semua kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang di masa wabah ini tidak diizinkan," kata Anies.
"Jadi ini ketentuan yang berlaku untuk semuanya jadi semuanya akan didisplinkan dan petugas kita akan bekerja untuk amankan itu," imbuhnya. (mts/pmg)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian