Jumlah tersebut merupakan hasil penyekatan kepolisian dalam Operasi Ketupat 2020 terkait larangan mudik yang sudah digelar sejak 24 April.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat, kata Yusri, volume arus kendaraan sebenarnya tak banyak meningkat. Namun mulai H-5 dan H-4 peningkatan arus kendaraan mulai terjadi.
"Memang sepertinya orang memaksakan diri untuk tetap [mudik] walaupun ada imbauan pemerintah larangan mudik. Sempat melonjak cukup tinggi dalam sehari bisa 4.000 lebih dan tadi malam juga sama," tuturnya.
Menurutnya masyarakat yang keluar Jakarta dengan alasan untuk bekerja sudah tidak akan diterima. Sebab saat ini sudah hari libur dan dikatakan tidak ada perkantoran yang beroperasi.
"Bagi orang-orang yang mudik yang kemarin beralasan saya kerja di tempat [tujuan] tersebut, saya pulang kerja, sekarang karena tidak ada kerja maka siapapun yang keluar dari wilayah kota Jakarta akan kita kembalikan semuanya," ujar Yusri. (dis/fea)