Kapolresta Surakarta, Andy Rifai, membenarkan saat dikonfirmasi mengenai penangkapan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menikah, BE diserahi mengelola kos 11 kamar milik mertuanya. BE sendiri tinggal di salah satu kamar kos itu bersama istrinya. Sejak sebulan yang lalu, BE menerima REP tinggal di salah satu kamar kosnya.
Selain menangkap REP, polisi juga menggeledah kamar BE dan REP disaksikan Sukino dan linmas Kelurahan Semanggi. Belasan buku disita dari dua kamar itu.
"Saya tidak tahu buku tentang apa. Saya cuma ditunjukkan saja," kata Sukino.
Sukino mengaku hingga saat ini belum mengantongi identitas REP. BE selalu menghindar setiap kali ia meminta identitas REP.
BE sendiri dikenal ramah dengan warga sekitar. Ia bahkan sering mampir di warung di depan kosnya sambil berbincang dengan tetangga. Hanya saja ia jarang salat di masjid setempat.
"Tidak tahu masjidnya di mana. Di daerah Selatan sana katanya," kata dia.
Lain halnya dengan BE, REP dikenal irit bicara. Ia bahkan tak pernah menyapa warga yang papasan di jalan.
"Tidak pernah sama sekali. Kalau ketemu ya cuma diem saja. Kalau BE orangnya baik. Sering beli di sini. Orangnya biasa saja. Tidak ada yang mencurigakan," kata salah satu pemilik warung, Wahyudi. (syd/bac)