Irwan berpendapat new normal seharusnya dicanangkan setelah suatu negara berhasil menaklukkan pandemi. Salah satu tandanya adalah pandemi sudah mencapai puncak dan jumlah kasus menurun.
"Itu baru tepat dikatakan new normal. Jika situasinya masih seperti sekarang, maka new normal adalah bendera putih pemerintah," kata Irwan kepada CNNIndonesia.com, Rabu (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irwan mencontohkan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut kematian akibat kecelakaan lalu lintas sembilan kali lebih banyak daripada kematian akibat corona.
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
"Atas semua kekeliruan ini sebaiknya pemerintah legowo meminta maaf pada seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah mulai menggaungkan new normal di tengah pandemi virus corona. Hal ini dimulai saat Presiden Joko Widodo meminta rakyat berdamai dengan corona.
Rencana itu dilanjutkan dengan kunjungan Jokowi ke beberapa pusat keramaian di Jabodetabek. Dia memastikan protokol kesehatan siap diterapkan di tempat-tempat seperti stasiun MRT dan mal.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun meneken Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.
Namun Mahfud MD menyebut new normal masih pada tahap wacana untuk saat ini. Sebab belum ada keputusan resmi dari pemerintah kapan akan menerapkan new normal untuk menyikapi pandemi virus corona. (dhf/pmg)
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian)