Djarot menyampaikan acara doa bersama itu akan dilakukan pada 6 Juni, tanggal ulang tahun mendiang Sukarno. Dia mengklaim gelaran itu akan mematuhi protokol pencegahan penularan virus corona.
"Doa bersama juga dilakukan di kompleks makam Bung Karno dengan protokol Covid-19. Jadi sudah kita kemas menyesuaikan dengan kondisi Covid-19 dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan," kata Djarot dalam jumpa pers virtual, Rabu (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada setiap 1 Juni, kata Djarot, Blitar biasanya menghelat Grebeg Pancasila. Warga melakukan upacara dengan membawa atribut Pancasila dan gulungan lima yang nanti akan diantar ke makam Bung Karno.
"Tiga acara itu saya pikir tetap berlangsung di Blitar dengan kemasan yang baru, baik secara fisik maupun virtual," ujarnya.
Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristianto mengatakan bulan Bung Karno kali ini mengusung tema "Bung Karno Bapak Bangsa, Spirit Pancasila: Gotong Royong Hadapi Covid-19".
Perayaan ini sebagian besar dilakukan secara virtual menyusul pandemi corona dan disertai berbagai kegiatan, mulai dari aneka lomba, gelar museum secara virtual, hingga bakti sosial.
"Peringatan Bulan Bung Karno di tengah Covid-19 ditujukan untuk menggelorakan semangat berdiri di atas kaki sendiri," ucap Hasto.
"Dari pandemi ini, bangsa Indonesia diingatkan bagaimana setidaknya Indonesia harus berdikari sekurang-kurangnya di bidang pangan, kesehatan, energi, keuangan, pertahanan, dan keamanan." (dhf/end)