Presiden Joko Widodo, Selasa (26/5) lalu bahkan memantau langsung persiapan pembukaan salah satu pusat perbelanjaan di Bekasi. Namun gaung rencana pembukaan tempat perbelanjaan ini dinilai tak sekencang rencana pembukaan tempat-tempat ibadah seperti masjid.
Hal ini yang kemudian dipertanyakan bahkan sebagian lain mengecam, mengapa mal akan dibuka sementara tempat ibadah masih ditutup. Padahal baik mal dan tempat ibadah sama-sama tempat berkumpulnya orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif menyebut pemerintah yang lebih berorientasi terhadap kepentingan bisnis daripada ibadah umat atas wacana penerapan new normal dalam menghadapi virus corona.
Selain mengkritik keras, Slamet bahkan mengancam bakal menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk melakukan pembangkangan massal dengan membuka sendiri tempat ibadah.
Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan prosedur new normal di Summarecon Mal Bekasi, Selasa (26/5). (Muchlis-Biro Setpres) |
"Jika tidak, kami akan serukan umat Islam untuk pembangkangan massal dengan beramai ramai membuka tempat ibadah masing-masing," kata Slamet lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (27/5).
Saat ini, Jokowi menerapkan kesiapan new normal di empat provinsi dan 25 kabupaten/ kota dengan mengerahkan 340 ribu personel gabungan TNI-Polri untuk mendisiplinkan masyarakat. Setidaknya terdapat 1.800 titik yang akan menjadi objek pendisiplinan protokol kesehatan. Titik-titik itu tersebar di DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatra Barat, dan Gorontalo.
"Kami membuat konsep, agar secara bertahap kegiatan ibadah di rumah ibadah dibuka kembali dengan tetap menaati prosedur tatanan baru," kata Fachrul Razi usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo tentang 'Percepatan Penanganan Covid-19', Rabu (27/5).
Hanya saja, terang Fachrul, nantinya rencana pembukaan masjid dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan kegiatan salat terlebih dahulu. Sedangkan untuk ceramah, pengajian, atau kuliah tujuh menit [kultum] akan mempertimbangkan situasi di lapangan.
"Untuk edukasi, biasanya ceramah, kultum di rumah ibadah termasuk misalnya penjelasan soal covid ada tahapnya. Tahap pertama sepakat hanya ibadah salat saja dan sesingkat mungkin," ujarnya.
(ain/ryn/ain)
Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan prosedur new normal di Summarecon Mal Bekasi, Selasa (26/5). (Muchlis-Biro Setpres)