"Mengapa kurva positif covid di Aceh melandai? Yang pertama kami mengerjakan apa yang sudah dikerjakan daerah lain di Indonesia, hanya di Aceh lebih cepat dan terpadu," tuturnya melalui konferensi pers daring Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (29/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melakukan jam malam sebelum daerah lain wacana PSBB. Awalnya masyarakat Aceh kurang yakin Covid-19 di Aceh. Namun karena ada satu warga positif, masyarakat Aceh lebih antisipatif dan disiplin," ungkapnya.
Ia menyatakan RSUD Zainoel Abidin memiliki 6 laboratorium, 12 orang isolasi dan 24 kamar pasien untuk menangani kasus corona.
Berdasarkan data akumulasi kasus nasional hari ini, tidak tercatat penambahan kasus di Aceh. Jumlah total kasusnya masih di angka 20 orang.
Sedangkan jumlah kasus yang dinyatakan sembuh ada 17 kasus dan satu kasus meninggal dunia. Artinya masih ada dua kasus yang belum sembuh.