Upacara virtual diikuti Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan sejumlah menteri serta pejabat negara lain, di antaranya Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Sukarnoputri, dan Kepala BPIP Yudian Wahyudi.
Dalam sambutannya, Jokowi menyatakan bahwa peringatan hari lahir Pancasila yang digelar di tengah pandemi covid-19 telah menguji daya juang dan persatuan bangsa Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jokowi, pandemi Covid-19 juga menguji kedisiplinan dan ketenangan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan yang cepat dan tepat.
"Dalam menghadapi semua ujian tersebut kita bersyukur Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan kita semuanya, menggerakkan persatuan dalam mengatasi semua tantangan, rasa kepedulian kita untuk saling berbagi," ucap Jokowi.
Mantan wali kota Solo itu mengingatkan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila harus terus dihadirkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengatakan, Pancasila harus menjadi nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan maupun saat mengambil kebijakan dan keputusan pemerintah.
"Tidak henti-hentinya saya mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai daerah untuk meneruskan keberpihakan kita kepada masyarakat yang sedang kesulitan, melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, ras, dan agama serta memenuhi kewajiban kita untuk melindungi seluruh tumpah darah indonesia," tuturnya. (pris/mik)