"Saya minta dilakukan benchmarking pada negara-negara yang berhasil mengadaptasi sistem pendidikan untuk memenuhi kebutuhan perubahan di masa depan, seperti Australia untuk PAUD, Finlandia untuk pendidikan dasar dan menengah, Jerman untuk pendidikan vokasi, dan Korea untuk pendidikan tinggi," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas, Kamis (4/6).
Jokowi mengatakan Indonesia perlu mencontoh sistem pendidikan di empat negara tersebut karena banyak perubahan yang terjadi saat ini. Mulai dari disrupsi teknologi yang berdampak pada penerapan otomatisasi, artificial intelligence, big data, dan Internet of Things (IoT).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi juga meminta agar pendidikan karakter tetap diperhatikan. Menurutnya, hal itu berperan penting dalam pembangunan mental dan karakter bangsa.
Jokowi mengingatkan bahwa mereformasi pendidikan ini tidak hanya perli dilakukan Kementerian pendidikan dan Kebudayaan, tetapi juga komunitas pendidikan, kementerian/lembaga lain, masyarakat, pemerintah daerah, termasuk pihak swasta.
"Karena reformasi pendidikan bukan hanya mencakup penyesuaian kurikulum, pedagogi, dan metode penilaian, tapi juga menyangkut perbaikan infrastruktur, penyediaan akses teknologi dan juga yang berkaitan dengan dukungan pendanaan," jelasnya.