Salah satu yang kembali dibuka adalah fasilitas tempat ibadah seperti masjid, musala, gereja, wihara, hingga kelenteng diizinkan kembali beroperasi mulai hari ini, Jumat (5/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengelola juga wajib membersihkan tempat ibadah, termasuk menyemprotkan disinfektan sebelum ataupun setelah menggelar peribadatan. Khusus untuk masjid, Anies bahkan meminta agar pengelola meniadakan layanan penitipan sandal.
"Alas kaki harus dibawa sendiri karena itu siapkan tas untuk membawa alas kaki masuk ke dalam dan disimpan sendiri," kata Anies saat menggelar konferensi pers secara virtual di Balai Kota, Kamis (4/6).
Selain Anies, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla juga sempat memaparkan sejumlah protokol kesehatan di tempat ibadah di tengah pandemi virus corona. Kata dia, protokol kesehatan di rumah ibadah termasuk yang paling mudah dilakukan dibandingkan tempat umum lain seperti pasar dan mal.
Protokol kesehatan ini yaotu dengan menjaga jarak minimal satu meter, memakai masker, dan mencuci tangan.
JK juga mengatakan di masa pandemi ini jemaah diwajibkan membawa alas salat atau sajadah sendiri.
"Insyaallah semua [tempat ibadah] merasakan. Gereja juga buka Minggu. Besok [Jumat] Presiden [Joko Widodo] salat di Istana. Setelah 12 Jumat kita tidak salat [di masjid], paling lama dalam hidup saya ini," selorohnya.
Sementara Majelis Ulama Indonesia (MUI) merekomendasikan sejumlah hal yakni memakai masker, membawa sajadah sendiri, wudlu dari rumah, dan menjaga jarak aman. MUI juga mengimbau khatib memperpendek khutbah jumat imam memilih bacaan surat pendek. Sementara jamaah yang sedang sakit dianjurkan shalat di kediaman masing-masing. (tst/bac)