Data Corona 7 Juni: 40.370 ODP, 269.146 Orang Tes Corona

CNN Indonesia | Minggu, 07/06/2020 18:44 WIB
Calon penumpang commuterline menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Tes PCR untuk mencegah penyebaran mata rantai covid-19. CNNIndonesia/Safir Makki Jumlah orang berstatus ODP dan PDP virus corona di Indonesia terus bertambah dari hari ke hari. Ilustrasi. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah masyarakat yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona (Covid-19) per hari ini, Minggu (7/6), mencapai 40.370 orang. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 14.197 orang.

"Kami masih melakukan pemantauan terhadap ODP sebanyak 40.370 orang dan PDP 14.197 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat jumpa pers, di Graha BNPB, Minggu (7/6).

PDP merupakan orang yang mengalami gejala klinis mirip virus corona dan pernah menjalin kontak langsung dengan orang yang positif corona atau memiliki riwayat bepergian dari daerah yang telah dikonfirmasi adanya penularan Covid-19.


Masyarakat yang berstatus PDP ini juga masih menunggu hasil tes swab virus corona untuk menentukan status selanjutnya.

Sedangkan ODP adalah mereka yang diduga menjalin kontak dengan pasien positif virus corona, namun belum menunjukkan gejala klinis. Oleh karena itu, masih terus dipantau perkembangan kesehatan mereka.
Infografis Perbedaan Rapid Test dan RT-PCR
Lebih lanjut, Yuri menjelaskan pemerintah juga telah memeriksa 11.924 spesimen dari 4.406 orang pada hari ini. Sehingga total spesimen yang sudah diperiksa mencapai 405.992 spesimen dari 269.146 orang.

Pemeriksaan itu dilakukan dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM).

"Dari pemeriksaan ini didapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 672 kasus. Sehingga totalnya menjadi 31.186 orang," ujar Yuri.

Hari ini jumlah kasus positif paling tinggi dilaporkan dari Provinsi DKI Jakarta dengan 163 kasus, Jawa Timur 113 kasus, Sulawesi Selatan 64 kasus, Papua 59 kasus, dan Jawa Tengah 51 kasus. (yoa/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK