"Kasus positif naik 847 sehingga total 32.033 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers, di Graha BNPB, Jakarta, Senin (8/6).
Yuri mengatakan pasien sembuh bertambah 406 kasus dan meninggal meningkat 32 orang dari hari sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus positif corona di Indonesia tembus lebih dari 30 ribu sejak pertama kali mengumumkan kasus positif pada awal Maret 2020. Saat ini Indonesia berada pada urutan ke-11 kasus positif terbanyak di Asia dan ke-2 di Asia Tenggara.
Diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta jajarannya memberi perhatian khusus di tiga provinsi, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Tiga provinsi itu mencatat lonjakan kasus baru positif virus corona yang tinggi dalam beberapa waktu belakangan.
Lihat juga:52 Tenaga Medis di Papua Positif Covid-19 |
Jokowi juga memberikan target baru tes spesimen terkait Covid-19 mencapai 20 ribu per hari. Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menargetkan tes spesimen sebanyak 10 ribu per hari pada 13 April lalu.
Hingga kemarin, pemerintah juga telah memeriksa 11.924 spesimen dari 4.406 orang pada hari ini. Sehingga total spesimen yang sudah diperiksa mencapai 405.992 spesimen dari 269.146 orang.
Sebelumnya, Jokowi ingin kurva kasus Covid-19 menurun pada Mei 2020 dengan cara apapun. Namun, jumlah kumulatif kasus positif virus corona selama bulan Mei mencapai 16.355 orang. Meski demikian, pemerintah sudah mewacanakan penerapan tatanan hidup baru atau new normal selama vaksin belum ditemukan. (khr/osc)