Tak hanya pejalan kaki, lalu lintas kendaraan di kawasan tersebut juga terpantau ramai lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sepanjang trotoar kawasan Bundaran HI, terlihat puluhan petugas Satpol PP yang berjaga. Mereka beberapa kali menegur orang-orang yang lewat karena membuka masker.
"Saya kan emang tugas di sini. Kalau awal PSBB itu, benar-benar sepi. Pekerja yang nyebrang itu paling 1-2 orang aja di jam-jam sibuk pagi," kata Luvi kepada CNNIndonesia.com, Senin (8/7).
![]() |
"Kayak tadi, itu beberapa kali, setiap menyebrang itu 5-10 orang, beda sama awal-awal (PSBB). Tapi itu kalau dibanding hari normal juga jauh. Biasanya setiap nyebrang hari normal bisa belasan orang," ujarnya.
Sementara itu, salah satu karyawan yang bekerja di perkantoran kawasan tersebut, Yohan mengatakan hal serupa.
Menurutnya, terjadi peningkatan aktivitas di kawasan tersebut dibandingkan saat belum ada pelonggaran PSBB.
"Saya sejak awal PSBB kan masih masuk kantor, dibagi per-shift. Nah Ini memang terlihat lebih ramai kalau dibanding waktu sebelum PSBB dilonggarin," kata Yohan.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada pukul 08.00-09.30 WIB kondisi arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH. Thamrin di sekitar Bundaran HI terpantau ramai lancar.
Kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut cukup ramai, namun tidak sampai terjadi kemacetan. Petugas kepolisian hingga Dinas Perhubungan terlihat sibuk mengatur lalu lintas di sekitar Bundaran HI.
Mayoritas kendaraan roda dua yang melintas terlihat tidak berboncengan. Sesekali ojek online juga terlihat melintas.
Aturan tersebut antara lain, menerapkan batasan kapasitas jumlah orang paling banyak 50 persen, melakukan pengaturan hari kerja hingga jam kerja dan sistem kerja, mewajibkan pekerja menggunakan masker, pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan hand sanitizer dan sebagainya.
Namun, kemarin terjadi peningkatan kasus positif virus corona di DKI Jakarta dalam pertambahan harian dengan 163 kasus. Sehingga akumulasi kasus positif Covid-19 di Jakarta mencapai 8.033. Dari jumlah itu, 3.130 orang sembuh dan 529 orang lainnya meninggal dunia. (yoa/fra)
