Ia pun menyebut bertemu Prabowo dan membahas perihal pencalonan kembali Menteri Pertahanan itu sebagai ketum pada awal Maret lalu. Dalam pertemuan itu Prabowo menceritakan tentang keinginan Dewan Pimpinan Daerah terkait pencalonannya menjadi Ketum Gerindra. Katanya, Prabowo meminta pendapat terkait itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dukungan tersebut kemudian disuarakan dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Gerindra yang digelar secara daring pada Kamis (4/6) malam hingga Jumat (5/6) dini hari.
Sandi mengatakan sikap resmi Gerindra terkait pencalonan Prabowo ini akan disampaikan pada kesempatan lain. Dia juga mengungkapkan rencana partai menggelar kongres pemilihan ketua umum secara virtua.
"Mudah-mudahan terjadi kongres pertama virtual di Indonesia. Pak Prabowo menanggapi ini paket hemat, karena sangat hemat. Melakukan Rapimnas dengan virtual juga hemat," ujarnya.
Sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan 34 DPD Partai Gerindra meminta Prabowo kembali menjadi ketua umum. Dasco menyebut keinginan Prabowo jadi ketum lagi agar target melewati ambang batas parlemen (parliamentary treshold) pada Pemilu 2024 bisa tercapai.
"Di tengah-tengah munculnya ide untuk menaikkan parliamentary treshold dalam Pemilu 2024 dan menyongsong pilkada, seluruh komponen daerah Gerindra meminta Prabowo untuk memimpin perjuangan tersebut," kata Dasco kepada wartawan, Jumat (5/6).
"Pak Prabowo menerima sebagai sesuatu yang dianggap perintah partai," kata Wakil Ketua DPR RI itu. (fey/wis)