Cerita Sandi di Balik Pencalonan Kembali Prabowo Subianto

CNN Indonesia
Senin, 08 Jun 2020 17:57 WIB
Sandiaga Salahahudin Uno saat menjadi pembicara di acara halal bihalal bersama kaum milenial. Jakarta, Minggu 14 Juli 2019. Acara tersebut mengangkat tema sikap milenial pasca pilpres 2019 dan peran serta milenial dalam menciptakan lapangan kerja dan industri kreatif. CNN Indonesia/Andry Novelino Sandiaga Uno mengatakan Gerindra saat ini membutuhkan stabilitas kepemimpinan dan itu bisa dicapai jika partai dipimpin kembali oleh Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengungkap proses politik pencalonan kembali Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Gerindra.

Ia pun menyebut bertemu Prabowo dan membahas perihal pencalonan kembali Menteri Pertahanan itu sebagai ketum pada awal Maret lalu. Dalam pertemuan itu Prabowo menceritakan tentang keinginan Dewan Pimpinan Daerah terkait pencalonannya menjadi Ketum Gerindra. Katanya, Prabowo meminta pendapat terkait itu.

"Saya bilang di awal pandemi, krisis ekonomi, kita butuh kepastian dan stability in leadership. Seandainya bapak pertimbangkan [menjadi ketum], menurut saya bijak," katanya dalam video conference bersama wartawan, Senin (8/6).


Sandi menekankan bahwa itu merupakan pendapat pribadinya sebagai Wakil Ketua Dewan. Meski demikian, mantan calon wakil presiden pada Pilpres 2019 itu pun tak membantah keinginan dari DPD agar Prabowo kembali memimpin Gerindra.

Dukungan tersebut kemudian disuarakan dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Gerindra yang digelar secara daring pada Kamis (4/6) malam hingga Jumat (5/6) dini hari.

Sandi bilang dalam rapimnas daring itu, Prabowo merespons dukungan dari DPD soal pencalonannya. Menurutnya, Prabowo menganggap dukungan tersebut sebagai mandat.

"Bahwa jika ini merupakan permintaan teman-teman [kader], saya anggap ini mandat dan perintah," ujarnya menyerupai pernyataan Prabowo pada Rapimnas.

Sandi mengatakan sikap resmi Gerindra terkait pencalonan Prabowo ini akan disampaikan pada kesempatan lain. Dia juga mengungkapkan rencana partai menggelar kongres pemilihan ketua umum secara virtua.

"Mudah-mudahan terjadi kongres pertama virtual di Indonesia. Pak Prabowo menanggapi ini paket hemat, karena sangat hemat. Melakukan Rapimnas dengan virtual juga hemat," ujarnya.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan 34 DPD Partai Gerindra meminta Prabowo kembali menjadi ketua umum. Dasco menyebut keinginan Prabowo jadi ketum lagi agar target melewati ambang batas parlemen (parliamentary treshold) pada Pemilu 2024 bisa tercapai.

"Di tengah-tengah munculnya ide untuk menaikkan parliamentary treshold dalam Pemilu 2024 dan menyongsong pilkada, seluruh komponen daerah Gerindra meminta Prabowo untuk memimpin perjuangan tersebut," kata Dasco kepada wartawan, Jumat (5/6).

Dasco mengatakan seluruh Partai Gerindra butuh sosok perekat yang mampu memimpin perjuangan partai. Prabowo dinilai sebagai sosok yang paling pantas mengemban posisi itu.

"Pak Prabowo menerima sebagai sesuatu yang dianggap perintah partai," kata Wakil Ketua DPR RI itu. (fey/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER