VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan situasi di sejumlah stasiun pada Selasa (9/6) terpantau cukup kondusif. Di Stasiun Bogor dan Rangkasbitung misalnya, sejak pagi tadi situasi terpantau normal.
"Antrean pengguna sebagai bentuk penyekatan tetap ada, namun tidak mengular seperti pada Senin (8/6) kemarin. Para pengguna jasa KRL pun terlihat tertib mengikuti marka dan arahan petugas di stasiun tersebut," kata Anne dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, menurut Anne, pola perjalanan para pengguna KRL selama ini memang terdapat peningkatan jumlah pengguna pada Senin pagi. Kemudian akan kembali meningkat pada Jumat terutama sore hari.
Anne menambahkan hari ini PT KCI tetap mengoperasikan 935 perjalanan KRL dengan waktu operasional sejak pukul 04.00 WIB hingga 21.00 WIB yang melayani di seluruh lintas.
Senin (8/6) lalu, hari pertama bekerja di masa PSBB transisi, penumpang KRL Commuter Line membeludak. Peningkatan jumlah penumpang ini tak lepas dari kebijakan pelonggaran dalam PSBB Transisi DKI Jakarta.
Salah satu stasiun yang antreannya membeludak adalah di Depok. Wali Kota Depok Mohammad Idris bahkan meminta pemerintah pusat dan DKI Jakarta untuk memberlakukan kerja sif guna menyiasati antrean komuter mengular di stasiun.
Perkantoran di Jakarta mulai dibuka pada 8 Juni seiring pemberlakuan PSBB transisi yang berlaku sejak 5 Juni.
Antrean mengular karena ada kebijakan untuk membatasi orang di dalam peron saat menunggu kereta serta pembatasan jumlah penumpang yang boleh naik kereta. (dmi/pmg)