"Kasus konfirmasi virus corona hari ini 979 sehingga totalnya jadi 35.295," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers, di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (11/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui Rabu (10/6) menjadi rekor tambahan kasus harian di Indonesia, yakni 1.243 kasus. Rekor tertinggi sebelumnya terjadi pada Selasa (9/6) dengan 1.043 kasus. Penambahan kasus positif tertinggi sempat terjadi pada 6 Juni, yakni 993 kasus. Lalu pada 23 Mei 949 kasus, dan 21 Mei 973 kasus.
Berdasarkan data harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Rabu hingga pukul 12.00 WIB, lima provinsi menjadi penyumbang kasus baru positif corona terbanyak. Provinsi itu, Jawa Timur dengan 273 kasus, Sulawesi Selatan 189 kasus, DKI Jakarta 157 kasus, dan Jawa Tengah 139 kasus.
Diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta jajarannya memberi perhatian khusus di tiga provinsi, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Tiga provinsi itu mencatat lonjakan kasus baru positif virus corona yang tinggi dalam beberapa waktu belakangan.
Jokowi juga memberikan target baru tes spesimen terkait Covid-19 mencapai 20 ribu per hari. Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menargetkan tes spesimen sebanyak 10 ribu per hari pada 13 April lalu.
Sebelumnya, Jokowi juga ingin kurva kasus Covid-19 menurun pada Mei 2020 dengan cara apapun. Namun, jumlah kumulatif kasus positif virus corona selama bulan Mei mencapai 16.355 orang. Meski demikian, pemerintah sudah mewacanakan penerapan tatanan hidup baru atau new normal selama vaksin belum ditemukan. (mln/osc)