Panglima TNI dan Kapolri melaksanakan inspeksi mendadak meninjau Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat untuk memastikan kesiapan penerapan prosedur standar tatanan baru disiplin protokol kesehatan.
Begitu tiba di Pasar Tanah Abang, Panglima TNI dan Kapolri langsung berkeliling ke lapak-lapak pedagang yang masih buka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, Panglima TNI dan Kapolri menuju Bandara Soekarno-Hatta. Sesampainya di bandara, mereka langsung meninjau Terminal 1 dan Terminal 2 untuk memastikan kesiapan menuju tatanan baru.
Warga mulai memadati pedagang kaki lima sekitar jalan Jatibaru, Tanah Abang. Jakarta, Minggu, 17 Mei 2020. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Berdasarkan data harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kamis (11/9) hingga pukul 12.00 WIB, lima provinsi menjadi penyumbang kasus baru positif corona terbanyak. Provinsi itu yakni DKI Jakarta 8.650 kasus, Jawa Timur 7.103 kasus, Jawa Barat 2.551 kasus, Sulawesi Selatan 2.524 kasus, Jawa Tengah 1.832 kasus.
Sementara itu, jumlah kasus meninggal di DKI Jakarta menduduki posisi kedua yaitu 537 orang atau setara 6,20 persen. Posisi pertama diisi oleh Jawa Timur sebanyak 553 orang atau setara 7,78 persen dari total kasus positif di provinsi itu.
Epidemiolog Hermawan Saputra mengatakan data penyebaran kasus virus corona, khususnya di DKI Jakarta, masih tidak menentu. Dia meragukan ibu kota siap menghadapi new normal saat kasus corona masih naik-turun.
"Terkait data yang ada masih fluktuatif. Belum bisa dikatakan firm, apakah dia menurun secara kecenderungan atau masih punya potensi," ucap Hermawan kepada CNNIndonesia.com, Selasa (2/6). (ndn/pmg)
