"Untuk kasus klaster pasar besar ini ada empat orang yang sudah meninggal," ujar Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangkaraya Emi Abriyani dikutip dari siaran CNNIndonesia TV, Jumat (11/6).
Emi menjelaskan, empat orang ini terdiri dari dua orang pedagang dan dua orang pembeli yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit rujukan covid-19 di Kota Palangkaraya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi memang hasil rapat dengan tim kesehatan, sudah mengungkapkan data bahwa sebenarnya pedagang pasar itu jumlahnya 50-an. Jadi jumlah keseluruhan ada 75 itu termasuk keluarga pedagang, pembelinya ataupun pengunjung yang terpapar covid-19," tuturnya.
Diketahui kasus serupa juga terjadi di klaster Pasar Cileungsi, Bogor pada Minggu (31/5) lalu. Seorang pedagang positif covid-19 meninggal dunia. Pria berusia 30 tahun itu diduga telah menularkan virus kepada istri dan anak perempuannya yang berusia 1,5 tahun.
Sebelumnya, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) merilis data yang menunjukkan hingga Rabu (10/6) sebanyak 439 pedagang pasar tradisional di seluruh Indonesia terjangkit virus corona. Dari angka itu, 27 orang dinyatakan meninggal dunia. (kha/osc)