Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Letnan Kolonel Sus Zukri dalam keterangan tertulisnya menyatakan KSAU meminta kepada pers untuk menunggu agar informasi disampaikan lewat satu pintu.
"Mohon kepada awak media berkenan informasi satu pintu, KSAU akan datang ke Pekanbaru, mohon berkenan untuk keterangan nanti akan kita adakan door stop," kata Zukri seperti dilansir dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya ada pesawat jatuh jaraknya sekitar 500 meter dari rumah saya. Kejadian sekira pukul 08.30 WIB," kata seorang warga Desa Kubang Jaya, Wahyu, ketika dihubungi Antara.
Ia mengatakan belum diketahui pasti adakah korban jiwa, sedangkan lokasi tempat kejadian perkara sudah diblokade oleh personel TNI AU.
Informasi yang dihimpun, pesawat yang jatuh merupakan pesawat tempur jenis Hawk type 209 TT. Pesawat itu diterbangkan oleh Letnan Satu (penerbang) Aprianto Ismail. Pesawat tersebut terbang dari Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Saat itu pesawat tersebut dipiloti oleh Letnan Dua Penerbang Reza Yori Prasetyo saat sedang melakukan latihan rutin. Pilotnya sendiri berhasil selamat karena keluar menggunakan kursi lontar sebelum pesawat jatuh.
Tidak ada korban jiwa pada warga karena pesawat saat itu jatuh di lahan kosong di tengah permukiman. (antara/sur)