"Pesawat ini setelah kejadian saya perintahkan untuk stop flying dulu. Saya tidak menyatakan grounded (larang terbang) tetapi kita setop dulu pengoperasiannya untuk proses investigasi," ujar Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (15/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap pesawat yang akan digunakan melalui proses pengecekan terlebih dahulu. Pesawat ini beberapa hari sebelumnya juga melaksanakan penerbangan, normal dan tidak ada permasalahan," imbuh Fadjar.
"Human error atau tidak, kami akan melaksanakan proses investigasi yang akan berlangsung selama dua minggu, " pungkas Fadjar.
Pesawat tempur Hawk 209 yang dipiloti Letnan Satu (Pnb) Apriyanto Ismail jatuh di permukiman warga di Kabupaten Kampar, Riau kemarin. Apriyanto selama setelah keluar dari pesawat nahas tersebut dengan kursi lontar.
Tak ada korban dalam peristiwa ini.TNI AU bersedia mengganti rugi rumah warga yang tertimpa pesawat buat Inggris tersebut.
(spt/arh)