Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan Akhyar didukung karena memiliki rekam jejak yang baik di legislatif dan eksekutif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demokrat sampai saat ini belum meresmikan dukungan terhadap Akhyar di Pilwalkot Medan. Namun Kamhar mengatakan Demokrat telah berbincang dengan Ahyar terkait visi dan misi.
"Kami memahami, tak mudah membangun koalisi, apalagi berhadapan dengan menantu Jokowi yang telah memborong hampir semua partai. Tapi kami optimis, pasti dapat berlaga meski hanya koalisi dua partai," katanya.
Untuk mewujudkan tujuan mengusung Akhyar, Demokrat sedang menyusun koalisi dengan dua partai lainnya seperti PAN dan PKS.
"Harapan kami bisa tiga partai, namun jika hanya dua pun, tak masalah, tetap dapat berlayar," ujar Kamhar.
Sementara itu calon rival Akhyar, Bobby Nasution belum resmi diusung oleh PDI Perjuangan. Bobby baru sebatas mendaftarkan diri ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumatera Utara (Sumut) untuk maju dalam pemilihan Wali Kota Medan, Desember tahun lalu.
Sejauh ini baru NasDem partai yang telah resmi mendukung Bobby di Pilwalkot Medan. Ketua Umum NasDem Surya Paloh yang mengungkapkan langsung dukungan partainya kepada Bobby.
Lihat juga:Bobby Nasution Bergabung Jadi Kader PDIP |
Kota Medan akan menggelar pemilihan kepala daerah bersama 269 wilayah lainnya di Pilkada Serentak 2020. Pencoblosan akan dilakukan pada 9 Desember, sedangkan pencalonan akan mulai pada 4 September. (dhf/wis)