Setelah Mal, Bandung Akan Buka Tiga Tempat Wisata

CNN Indonesia
Rabu, 17 Jun 2020 07:55 WIB
Kebun Binatang Bandung Kebun Binatang Bandung. (CNN Indonesia/Huyogo)
Bandung, CNN Indonesia --

Sejumlah tempat wisata di Kota Bandung yakni Taman Lalu Lintas, Kebun Binatang Bandung dan Kolam Renang Karang Setra akan kembali menerima kunjungan. Pemerintah Kota Bandung meminta ketiga objek wisata tersebut menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana tak merinci kapan tiga tempat wisata tersebut akan dibuka. Namun ia memprediksi tiga tempat wisata yang hendak beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional pada 13-26 Juni ini akan menerima banyak pengunjung.

"Sudah mulai ada beberapa kegiatan yang dilonggarkan terutama kegiatan-kegiatan yang potensi penyebaran Covid-19 rendah dan diutamakan yang outdoor. Tadi kita lihat di Taman Lalu Lintas, kebun binatang dan Karang Setra, mudah-mudahan itu mewakili beberapa tempat wisata," kata Yana, Selasa (16/6).

Secara keseluruhan Yana menyebut ketiga tempat itu sudah mulai memahami perihal standardisasi protokol kesehatan. Semisal penyediaan tempat cuci tangan dan handsanitizer, mengatur tempat duduk, dan arena bermain agar berjarak dan menempatkan papan informasi mengenai Covid-19.

Meski demikian, Yana melihat masih ada sarana dan prasarana yang belum siap sehingga pengelola harus menambah beberapa komponen. Termasuk menyesuaikan dengan kapasitas 30 persen sesuai ketentuan level kewaspadaan di Kota Bandung.

"Standar yang paling penting itu seperti tempat cuci tangan, antrean juga physical distanding, termasuk tadi misalkan ada pengunjung 37.5 (derajat) harus disiapkan sarana isolasi dulu. Apakah bisa turun atau tidak, kalau tetap demam tidak boleh masuk kecuali kalau kecapekan nanti pulih lagi ya boleh masuk," ujarnya.

Jika semua protokol kesehatan telah siap, tempat wisata tersebut akan ditinjau ulang oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung.

Setelah itu, pengelola juga harus menyelenggarakan simulasi terlebih dahulu. Kemudian, mengajukan administrasi perihal komitmen kesiapan menjaga standardisasi tersebut kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang juga dipantau oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Jadi tergantung kesiapan pengelola pariwisata ini. Setelah dinas menyatakan siap dan layak, mereka membuat surat pernyataan bahwa akan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari penularan," katanya.

Lebih lanjut Yana menyatakan apabila telah layak dibuka, maka operasional tempat wisata tetap dilakukan bertahap. Yakni, hanya unsur rekreasi utamanya saja yang bisa mulai dinikmati oleh pengunjung.

"Jika ada wahana seperti di Taman Lalu Lintas itu setelah selesai digunakan harus langsung dibersihkan disinfektan. Walaupun rata-rata wahana itu sebenarnya jangan dulu, termasuk kantin, itu tahapan berikutnya," kata Yana.

Yana pun meminta pengelola tempat pariwisata tak menganggap sepele perihal standardisasi protokol kesehatan. Karena Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung setiap harinya akan terus memantau dan mengevaluasi.


"Ketika nanti ada standar yang tidak dilakukan, maka ditutup kembali," katanya.

Pemkot Bandung sebelumnya telah memberikan izin kepada pengelola mal dan pusat perbelanjaan beroperasi kembali pada Senin (15/6). Alasan dibukanya mal tersebut lantaran perekonomian harus kembali berjalan di tengah pandemi.

(hyg/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER