Coklit Data Pilkada Surabaya, KPU Sambangi Rumah Khofifah

CNN Indonesia | Senin, 27/07/2020 09:07 WIB
KPU menyambangi rumah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rangka pencocokan dan penelitian data pemilih untuk Pilkada Surabaya 2020. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (CNNIndonesia/Farid).
Jakarta, CNN Indonesia --

Petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendatangi kediaman Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) dalam rangka Pilkada Surabaya 2020 di kawasan Jemursari, Surabaya, Minggu (26/7).

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman, Ketua KPU Jatim Choirul Anam beserta sejumlah komisioner, Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi dan beberapa komisioner serta PPK dan PPS setempat.

"Terima kasih kepada petugas dan semoga pilkada berjalan aman, lancar dan sesuai harapan," ujar Khofifah kepada wartawan.


Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu mendukung semua tahapan Pilkada Surabaya 2020. Karenanya dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk memberikan data yang valid kepada petugas PPDP.

"Saya ingin menyampaikan Pemprov Jatim mendukung sepenuhnya semua proses yang sedang berjalan, terutama sekarang yang sedang dalam koordinasi KPU provinsi," ucap ketua umum PP Muslimat NU tersebut.

Sementara itu, Ketua KPU RI Arief Budiman berterima kasih kepada Gubernur Khofifah karena berkenan untuk didatangi langsung sekaligus dilakukan pendataan.

Coklit, kata dia, digelar mulai 15 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 kepada petugas di lapangan atau PPDP.

"Di Surabaya nanti untuk kepentingan Pilkada Kota Surabaya. Di lapangan petugas kami wajibkan terapkan protokol kesehatan ketat dan menjadi upaya membantu pencegahan penyebaran Covid-19," katanya.

Selain ke rumah Gubernur Khofifah, sehari sebelumnya ia juga mendampingi PPDP ke kediaman dua tokoh di Surabaya, yaitu mantan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Menurut dia, kedatangannya ke rumah-rumah para tokoh diharapkan mampu menjadi dukungan, sekaligus sarana sosialisasi agar kedatangan PPDP disambut pemilih dengan menyediakan datanya.

"Yang disediakan hanya data, lalu dicocokkan dengan data yang sudah masuk. Pemilih juga bisa memastikan dan mengecek status terdaftar sebagai daftar pemilih tetap dengan memantaunya secara daring di lindungihakpilihmu.kpu.go.id," kata Arief Budiman.

(Antara/osc)

[Gambas:Video CNN]