Karyawan Positif Corona, RS di Jambi Setop Pelayanan

CNN Indonesia | Rabu, 05/08/2020 00:20 WIB
Penghentian pelayanan RS Raden Mattaher dilakukan untuk melakukan contact tracing tenaga administrasi rs yang dinyatakan positif covid-19. Penghentian pelayanan RS Raden Mattaher dilakukan untuk melakukan contact tracing tenaga administrasi rs yang dinyatakan positif covid-19. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/FAUZAN).
Jambi, CNN Indonesia --

Rumah Sakit Raden Mattaher (RSRM) Jambi menghentikan pelayanan kepada masyarakat mulai Selasa (4/8). Penghentian ini dikarenakan satu orang tenaga administrasi rumah sakit dinyatakan positif terinfeksi virus corona (covid-19).

"Mulai hari ini hingga Sabtu (8/8), Rumah Sakit Raden Mattaher menghentikan pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan informasi ini disampaikan kepada masyarakat lainnya," terang Johansyah, Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Jambi melalui video siaran pers, Selasa (4/8).

Johansyah mengatakan, penghentian pelayanan RS Raden Mattaher dilaksanakan untuk melakukan contact tracing tenaga administrasi rumah sakit yang sudah dinyatakan positif covid-19.


"Akan dilakukan rapid test dan uji swab kepada seluruh karyawan di Rumah Sakit Raden Mattaher," jelasnya.

Tenaga administrasi Rumah Sakit Raden Mattaher masuk ke dalam 19 orang pasien positif covid-19 di Jambi yang diumumkan pada Selasa (4/8). Berinisial MM seorang perempuan usia 43 tahun asal Kota Jambi, dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi.

"Pasien 170 inisial MM mempunyai riwayat kontak dengan pasien 152," kata Johansyah.

Dari 19 orang yang dinyatakan positif covid-19, lima orang berasal dari kontak pasien 152. Sedangkan delapan orang terdapat riwayat kontak dengan pasien 151.

Sedangkan tiga orang punya riwayat kontak dengan pasien 127. Selebihnya memiliki riwayat perjalanan ke Bangka Belitung, Bogor, serta screening khusus Bappeda.

Selain penambahan jumlah pasien positif, satu orang pasien di Jambi dinyatakan sembuh setelah dilakukan dua kali uji swab dan hasilnya negatif. "Pasien 134 dinyatakan sembuh.

Seorang laki-laki usia 37 tahun asal Kabupaten Muarojambi. Sudah boleh pulang ke rumah. Namun tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari," jelasnya.

Sementara itu, dari perkembangan pasien covid-19 di Provinsi Jambi terdapat suspect 35 orang bertambah satu orang dari hari sebelumnya. Terkonfirmasi positif 188 orang bertambah 19. Pasien sembuh 116 orang bertambah satu dan 31 orang masih menunggu uji spesimen.

(epu/sfr)