Fadli Zon: Kalau Mau Dapat Penghargaan Banyaklah Kritik

CNN Indonesia | Jumat, 14/08/2020 09:22 WIB
Politikus Gerindra Fadli Zon menyebut Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden Jokowi untuknya membuktikan negara masih mengakui demokrasi. Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mengklaim kritiknya ke pemerintah masih sangat sopan.
Jakarta, CNN Indonesia --

Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menyebut tanda kehormatan Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianugerahkan kepadanya merupakan bukti bahwa kritik-kritiknya diakui pemerintah.

Bintang itu sendiri dianugerahkan kepadanya, dan juga kepada mantan koleganya di DPR yang sama-sama kritis terhdaap pemerintah, Fahri Hamzah, di Istana Negara, Kamis (13/8).

"Berarti kritik itu diakui Pemerintah, makanya kalau mau banyak penghargaan banyak-banyaklah kritik," kelakar Fadli dalam siaran yang dikutip dari CNNIndonesia TV, Kamis (13/8) malam.


Anggota DPR RI periode 2019-2024 ini juga menganggap bahwa pemberian penghargaan itu tak semata-mata untuknya pribadi, sebab ia menganggap dirinya tak lain tak bukan merupakan representatif dari rakyat selama ini.

"Ini pengakuan dari suara rakyat, jadi penghargaan ini untuk rakyat, tidak bisa dilepaskan hanya untuk pribadi," kata Fadli.

Fadli pun menganggap bahwa Pemerintah era Jokowi masih menghargai prinsip demokrasi dengan menerima kritikannya yang ia anggap masih "sangat sopan".

Pun ia mengaku, selama ini pihaknya tak hanya gemar memberikan kritik. Ia menegaskan akan mendukung Pemerintah bilamana kebijakan yang dibuat memang memiliki sasaran tepat guna.

"Saya menganggap bahwa kritik-kritik saya termasuk yang sangat sopan, dibanding melihat kritik di negara demokrasi lainnya," ujarnya.

Sebelumnya, Fadli bersama rekan 'kritik' lainnya, yakni Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah, menerima penghargaan Bintang Mahaputera Nararya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/8) kemarin.

Fadli dan Fahri menerima Bintang Mahaputra Nararya atau bintang penghargaan sipil tertinggi pada orang yang dianggap berjasa karena menjabat wakil ketua DPR 2014-2019.

Pemberian penghargaan ini sempat menuai polemik lantaran duo F itu selama ini cukup keras mengkritik Jokowi. Selain itu, pemberian penghargaan kepada keduanya juga dinilai tak memiliki indikator atau penilaian yang jelas.

Dalam hal ini, Presiden Jokowi mengakui pemberian penghargaan itu sudah lewat pertimbangan matang. Selai itu, kritik-kritik Fadli dan Fahri tak membuat kedua pihak bermusuhan.

(khr/arh)

[Gambas:Video CNN]