Kebakaran Lalap Ratusan Rumah dan 2 Truk di Cilincing Jakut

CNN Indonesia | Minggu, 20/09/2020 15:08 WIB
Berdasarkan data awal, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi di Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu (29/9) dini hari. Berdasarkan data awal, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi di Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu (29/9) dini hari. Ilustrasi. (iStock/Kesu01).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebakaran yang terjadi di RW 08 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara (Jakut) pada Minggu (20/9) dini hari menghanguskan ratusan rumah, gedung dan 2 kendaraan truk. Kebakaran diduga terjadi karena api yang berasal dari sisi laut dengan pemukiman dan menjalar ke rumah warga

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta mengatakan tidak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk itu.

"Data awal, korban jiwa nihil. Jumlah penduduk 400-450 orang. Kerugian materiil rumah dan gedung kurang-lebih 100 unit dan kendaraan dua unit truk," kata dia dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (20/9).


Lebih lanjut, ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, api diperkirakan berasal dari sisi laut dekat pembuangan sampah atau pemukiman nelayan yang terbuat dari bangunan semi permanen.

"Api itu kemudian merembet ke darat ke arah gudang kayu dan rumah warga,"ucap dia.

Ia menyebut, saat itu tim pemadam kebakaran sempat kesulitan memadamkan amarah si jago merah. Sebab, kondisi angin yang bertiup kencang sehingga mengakibatkan api merembet dengan cepat ke rumah-rumah warga.

"Api kemudian berhasil dipadamkan oleh 15 Mobil besar dan 5 mobil kecil Tim Pemadam Kebakaran Jakarta Utara/DKI Jakarta pada sekitar pukul 05.00 WIB," ucap dia.

Saat ini, kata dia, pihaknya telah menghubungi puslabfor untuk melakukan olah TKP atas kejadian itu.

"Juga menghubungi dinas sosial, dalam hal ini, tim tagana pemerintah Jakarta utara untuk membuat dapur umum yang dipusatkan di masjid dekat TKP," kata dia.

(yoa/sfr)

[Gambas:Video CNN]