Pilkada Sumbar, Pentas 4 Paslon di Tengah Isu Anti-Pancasila

CNN Indonesia | Rabu, 23/09/2020 16:21 WIB
Pemilihan gubernur Provinsi Sumatera Barat diramaikan oleh empat pasangan calon. Semuanya diusung partai politik. Ada empat pasangan calon yang akan berkontestasi di Pilkada Sumatera Barat 2020 memperebutkan kursu gubernur-wakil gubernur (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra.)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat menetapkan empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada Serentak 2020. Mereka adalah pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy, Nasrul Abit-Indra Catri, Fakhrizal-Genius Umar, dan Mulyadi-Ali Mukhni.

Keempat paslon tersebut bakal bertarung dalam Pilkada serentak 2020 untuk menggantikan posisi Irwan Prayitno-Nasrul Abit. Dalam pesta rakyat ini, keempat pasangan datang dari beragam latar, mulai dari Petahana Wakil Gubernur, Bupati, Wali Kota, Anggota DPR hingga Purnawirawan Polri.

Pilkada Sumbar menjadi sorotan nasional usai ucapan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Puan sempat menyatakan harapannya agar masyarakat Sumbar benar-benar mendukung Pancasila dan NKRI.


Mahyeldi-Audy Joinaldy

Pasangan ini pun yakin berangkat dengan dukungan dua partai, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Nama Mahyeldi tidak asing, sebab ia masih terhitung menjabat sebagai Wali Kota Padang saat ini. Mahyeldi merupakan politikus PKS yang sudah menjabat dua periode sebagai Wali Kota Padang, yakni dalam periode 2014-2019 dan 2019-2024.

Sebelum itu, pria kelahiran tahun 1966 ini juga sempat menjabat sebagai Wakil Wali Kota Padang selama satu periode. Sempat menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat masa jabatan 2004-2008.

Sementara Audy Joinaldy adalah kader PPP yang memiliki latar belakang seorang pengusaha. Ia tercatat memimpin perusahaan Perkasa Group yang bergerak di bidang peternakan dan Lintas Agro Group yang bergerak di bidang pertanian.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah datang ke lokasi kampanye akbar untuk memberi dukungan kepada Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, di Pantai Cimpago, Padang, Sumatera Barat. CNN Indonesia/Andry NovelinoWali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah maju menjadi calon gubernur Sumatera Barat di Pilkada Serentak 2020 (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Nasrul Abit-Indra Catri

Paslon ini mantap maju dengan dukungan satu partai politik, yaitu Gerindra. Nasrul Abit merupakan petahana Wakil Gubernur yang mencalonkan sebagai Gubernur Sumbar pada Pilkada mendatang.

Nasrul pun mulai meniti karir di Pemerintahan Provinsi Bandar Lampung mulai tahun 1977. Pria kelahiran tahun 1954 itu mulai masuk birokrat Pemerintahan Sumbar dengan menjabat sebagai Wakil Bupati Pesisir Selatan dua periode, yang kemudian dilanjutkan dengan jabatan Bupati Pesisir Selatan dua periode.

Sementara itu, calon wakilnya, Indra Catri juga merupakan sosok yang tak asing di Pemerintahan, sebab saat ini masih tercatat sebagai Bupati Agam. Indra pun tercatat menduduki posisi Bupati Agam selama dua periode ini.

Nasrul Abit Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, maju menjadi calon gubernur di Pilkada Serentak 2020 (Matius Alfons/ detikcom)

Dalam meniti karirnya, ia pertama kali menjadi ASN di Bappeda Kota Padang pada tahun 1990 silam. Dia berhasil mencapai posisi puncaknya di Bappeda Kota Padang sebagai Kepala pada tahun 2008.

Dalam masa kepemimpinannya menjadi orang nomor satu di Kabupaten Agam, Indra sempat terseret kasus pencemaran nama baik. Ia ditetapkan menjadi tersangka oleh Kepolisian Daerah Sumbar terkait ujaran kebencian nama baik anggota DPR RI, Mulyadi. Sedangkan sebagaimana diketahui, Mulyadi kini merupakan rivalnya dalam Pilgub Sumbar 2020 mendatang.

Fakhrizal-Genius Umar

Pasangan Fakhrizal-Genius ini diusung koalisi tiga partai yaitu Golkar, Nasdem dan PKB. Fakhrizal-Genius Umar didukung 14 kursi DPRD Sumbar dari gabungan tiga partai pengusung, 8 kursi milik Golkar dan masing-masing 3 kursi milik Nasdem dan PKB.

Fakhrizal merupakan jenderal polisi bintang dua yang tercatat sebagai mantan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (2015-2016) dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (2016-2019).

Calon Gubernur Sumatera Barat Fakhrizal dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat GeniusCalon Gubernur Sumatera Barat Fakhrizal dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat Genius (Dok. Istimewa via detikcom)

Alumni Akademi Kepolisian tahun 1986 ini pernah menjadi Paur Minik Serse Res Jaksel, Kanit Resintel Res Metro Pasar Minggu dan Kanit Res Intel Metro Kebayoran Baru Polda Metro Jaya.

Terakhir, Fakhrizal dimutasi dan bertugas sebagai Analisis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam di Mabes Polri. Ia menggantikan Komjen Firli Bahuri, yang saat ini menjabat sebagai Ketua KPK RI

Sementara itu, Genius Umar adalah seorang petahana yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Pariaman. Sebelumnya, Genius juga sempat menjabat sebagai Wakil Wali Kota Pariaman periode 2013-2018.

Bakal cagub-cawagub Sumbar Mulyadi dan Ali MukhniFoto: Dok. Istimewa via detikcom
Bakal cagub-cawagub Sumbar Mulyadi dan Ali Mukhni

Mulyadi-Ali Mukhni

Pasangan Mulyadi-Ali mendaftarkan diri ke KPU Sumbar Minggu (6/9) lalu, setelah diusung Partai Demokrat dan PAN.

Sebelumnya, pasangan ini juga sempat mendapat dukungan dari Partai PDI Perjuangan. Namun mereka berdua mengembalikan dukungan, pasca pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang menimbulkan polemik, sebab menyinggung tanah minang soal Pancasila.

Mulyadi merupakan kader Demokrat yang saat ini juga sebagai Ketua DPD Demokrat Sumbar. Alumni Universitas Trisakti Jakarta ini pada Pemilu 2019 lalu tercatat sebagai caleg DPR RI dengan perolehan suara terbanyak dari Sumatera Barat, yakni 144.954 suara.

Sedangkan, Ali Mukhni merupakan seorang petahana yang masih menjabat sebagai Bupati Padang Pariaman dalam dua periode.

Sebelum itu, ia sempat menjabat sebagai Wakil Bupati Padang Pariaman periode 2005-2010.Semasa karirnya, Alumni Universitas Negeri Padang ini juga pernah menjadi Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumbar periode 2015-2020.

(khr/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK