Megawati Minta Prabowo Tak Hanya Beli Satu Kapal Perang

CNN Indonesia | Minggu, 01/11/2020 02:55 WIB
Megawati Soekarnoputri sempat menyarankan Prabowo Subianto membeli kapal perang yang lebih banyak, yaitu sepuluh. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menemani Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai pertemuan di Jakarta, Rabu, 24 Juli 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri mengaku sempat menyarankan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membeli kapal perang yang lebih banyak. Pasalnya, menurut Mega, Indonesia sebagai negara maritim perlu kapal perang yang lebih banyak.

"Saya bilang, 'Alah, Mas, yo suruh Pindad sama Pal itu buat negeri sendiri kan itu, pesan kapal kok ya tu jangan siji, sepuluh,'" kata Mega menirukan ucapannya kepada Prabowo saat menyampaikan pidato dalam rapat koordinasi PDIP secara virtual, Sabtu (31/10).

Menurut Mega, Indonesia sebagai negara maritim butuh kapal perang yang lebih banyak. Lagipula, jika hanya membeli satu kapal perang malah akan merugikan Indonesia.


"Sepuluh, lebih banyak silakan. Perairan kita perlu kapal," ujarnya.

Seperti diketahui, sejak dilantik sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto sering melakukan kunjungan ke berbagai negara sahabat. Kunjungannya sering kali berkaitan dengan rencana pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Ketua Umum Partai Gerindra itu sempat ke Rusia untuk melanjutkan penjajakan pembelian Sukhoi SU-35. Rencana itu sempat diwarnai isu tekanan Amerika Serikat jika Indonesia membeli alat tempur dari Rusia.

Kemudian, Januari 2020 Prabowo juga sempat melawat ke Prancis. Saat itu ia dilaporkan tertarik memborong 48 Jet Tempur Dassault Rafale seharga sekitar Rp1,5 triliun per unit.

Berikutnya, Juli dan Oktober, Prabowo terbang ke Austria. Prabowo disebut tertarik membeli jet tempur Eurofighter Typhoon. Rencana ini memunculkan kritik, lantaran Prabowo dikabarkan berniat membeli pesawat bekas.

Meski ramai dikabarkan membeli sejumlah alutsista, Prabowo belum berhasil membawa satupun alat perang ke Indonesia. Kemenhan diketahui baru berbelanja 500 unit kendaraan taktis Maung dari PT Pindad dengan harga Rp600 juta per unit pada Juli lalu.

(dmi/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK