Unpad Sebut Uji Klinis Vaksin Sinovac Berakhir Mei 2021

CNN Indonesia | Rabu, 18/11/2020 12:47 WIB
Di saat Presiden Jokowi optimistis vaksinasi Covid-19 bisa digelar akhir 2020 atau awal 2021, Unpad menyebut hasil uji klinisnya baru tuntas Mei 2021. Ilustrasi vaksin Covid-19 buatan Sinovac. (Foto: AP/Ng Han Guan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Uji klinis vaksin Covid-19 buatan Sinovac di Bandung disebut baru tuntas pada Mei 2021, dengan laporan awalnya diberikan pada Januari 2021.

"Tim uji klinis melaporkan bahwa kami masih jalan proses uji, dalam tahap monitoring, jadi uji klinis akan berakhir insyaallah di bulan Mei 2021. Kira-kira Juni selesai semuanya," kata Juru Bicara Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Rodman Tarigan, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (18/11).

Uji klinis vaksin Sinovac di Bandung telah berlangsung sejak Agustus 2020. Suntikan dual dose pun telah selesai diberikan pada seluruh relawan pada akhir Oktober.


Sejauh ini, lanjut Rodman, proses uji klinis masih berjalan dalam tahap pemantauan dengan tujuan untuk melihat gejala yang ditimbulkan dari vaksin Covid-19 serta melihat kekebalan tubuh terhadap Virus Corona.

Setelah penyuntikan kedua, Rodman menyebut proses pemantauan atau monitoring dilakukan selama 6 bulan. Hal ini membuat laporan akhir baru bisa diberikan pada Mei 2021.

Sementara, pihaknya baru bisa memberikan laporan awal atau preliminary report soal awal hasil uji klinis kepada pemerintah pada Januari 2021. Cakupan laporan ini terkait keamanan produk, imunogenisitas, dan efikasi dari vaksin itu sendiri.

"Tim uji klinis akan memberikan laporan di bulan Januari 2021, ada jadwalnya, jadi kami memberikan laporan preliminary report," ucapnya. 

Selama uji klinis, Rodman mengatakan tidak ada masalah serius yang ditimbulkan usai penyuntikan vaksin covid-19. Ia berharap selama proses monitoring kondisi para relawan tetap sehat tanpa muncul gejala sakit berat.

"Reaksi berat alhamudulillah tidak ada, dan diharapkan selama proses ini tidak ada reaksi sakit yang dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan relawan," ucapnya.

Sebelumnya Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito menyatakan rencana vaksin covid-19 yang ditargetkan Desember tertunda dan bakal mundur pada Januari 2021.

Sebab, izin penggunaan darurat (EUA) belum bisa dikeluarkan pada tahun ini karena beberapa data klinis belum bisa didapatkan.

Pihaknya masih menunggu data klinis dari hasil penelitian uji klinis di Brazil, China (Sinovac), dan dilengkapi dari data hasil uji klinis di Bandung.

Infografis Fakta Vaksin Covid-19 China SinovacInfografis Fakta Vaksin Covid-19 China Sinovac. (Foto: CNN Indonesia/Fajrian)
(mel/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK