RS Polri Buka Suara Soal Penanganan Jasad 6 Laskar FPI

CNN Indonesia | Selasa, 08/12/2020 16:16 WIB
Polisi mengklaim profesional dalam menangani proses forensik terhadap jenazah enam laskar FPI yang mati ditembak di Tol Cikampek. Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/Katarzyna Bialasiewicz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, masih berkoordinasi dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terkait penanganan enam jenazah laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas ditembak polisi.

Hingga pukul 15.09 WIB enam jasad laskar FPI itu masih berada di RS meski pihak FPI dan keluarga korban meminta polisi segera menyerahkan jenazah mereka.

"Kita masih intensif berkoordinasi dengan Bareskrim. Kalau terkait perkembangannya silakan konfirmasi ke sana," kata Kepala Forensik RS Polri Arif Wahyono di Jakarta, Selasa.


Namun Arif belum memberikan keterangan di ruang mana jenazah saat ini berada serta sejauh apa penanganan forensik terhadap seluruh jenazah.

Sementara itu  Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono menuturkan bahwa polisi masih melakukan autopsi terhadap enam jenazah laskar FPI.

"Saat ini masih proses identifikasi enam jenazah dan dilakukan autopsi dan sedang berlangsung," kata Awi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (7/12).

Dia pun menampik bahwa pihaknya mempersulit keluarga korban mengakses jenazah. Awi menjelaskan, pihak kepolisian memang belum dapat menyerahkan jenazah lantaran masih dilakukan proses-proses kedokteran forensik.

Menurutnya, dokter kepolisian sudah profesional dalam bekerja sehingga tak perlu dipertanyakan proses-proses identifikasi yang diperlukan oleh kepolisian saat ini.

"Kita tunggu saja, kan jenazahnya juga banyak ada 6, masih berproses kita tunggu," ucap Awi.

Ketua Umum  FPI Ahmad Shabri Lubis menuntut kepada pihak terkait untuk menyerahkan jenazah 6 anggota Laskar FPI.

"Kami juga menuntut untuk segera jenazah diserahkan kepada pihak keluarga melalui kuasa hukum keluarga yang sudah ditunjuk," kata Shabri dalam keterangan resminya.

(Antara/mjo/rzr/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK