Bandung Tunda Sekolah Tatap Muka Selama 6 Bulan

CNN Indonesia | Rabu, 06/01/2021 07:33 WIB
Kota Bandung menunda belajar tatap muka selama enam bulan ke depan di tengah pandemi covid-19. Ilustrasi. Kota Bandung batal menggelar belajar tatap muka selama 6 bulan ke depan di tengah pandemi covid-19. (Foto: ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyatakan tidak ada kegiatan belajar tatap muka selama semester genap tahun ajaran 2020-2021 atau enam bulan ke depan.

Keputusan itu, kata dia, dipilih berdasarkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Bandung. Metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih menjadi pilihan proses belajar mengajar di Kota Bandung pada masa pandemi covid-19.

"Hasil dari kajian Disdik dengan berbagai stakeholder, rekomendasinya Pemkot Bandung dalam semester genap ke depan masih pakai daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)," ujar Oded di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, dilansir dari Antara, Rabu (6/1).


Keputusan itu bakal segera disosialisasikan secara resmi melalui Surat Edaran Wali Kota Bandung yang mengacu Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 73 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.

"Bagian hukum sudah saya perintahkan segera. Tidak perlu lagi Perwal baru," katanya.

Untuk itu, ia pun meminta dinas terkait agar mengevaluasi PJJ yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Sejauh ini kasus covid-19 di Kota Bandung sudah menyentuh angka 5.858 orang secara kumulatif. Lalu 528 orang di antaranya masih terkonfirmasi aktif, 5.175 di antaranya sudah dinyatakan sembuh, 155 orang di antaranya dinyatakan meninggal.

Sementara Kabupaten Purwakarta, Jabar juga membatalkan pelaksanaan sekolah tatap muka. Namun belum diketahui batas waktu pembatalan sekolah tatap muka tersebut.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, rencana sekolah tatap muka dibatalkan berdasarkan rapat koordinasi Gugus Tugas Pembelajaran Tatap Muka Sekolah bersama pihak terkait.

"Dengan berbagai pertimbangan, rencana pembelajaran tatap muka yang awalnya akan dilakukan ditangguhkan," kata Anne.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Jabar mencatat sudah ada 12 kabupaten/kota yang mulai menggelar kegiatan belajar tatap muka secara parsial. Artinya, di satu kabupaten ada kecamatan yang harus tatap muka namun ada juga yang belum diizinkan.

Beberapa daerah yang menggelar belajar tatap muka di antaranya Kabupaten Kuningan, Pangandaran, dan Garut.

(antara/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK