Basarnas Banten Dikerahkan ke Perairan Kepulauan Seribu

CNN Indonesia | Sabtu, 09/01/2021 18:29 WIB
Basarnas Banten akan berangkat melalui jalur laut, sembari memantau kondisi di perairan Selat Sunda menggunakan Rigid Infkatable Boat (RIB). Sriwijaya Air. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Basarnas Banten ikut dikerahkan ke perairan Kepulauan Seribu menyusul kabar hilang kontak Pesawat Sriwijaya Air SJY 182, Sabtu (9/1). Pesawat tersebut hilang kontak di ruang udara di atas perairan Kepulauan Seribu.

"Jika memungkinkan, malam ini mereka berangkat menuju lokasi kejadian, jika cuaca tidak mendukung, maka akan berangkat esok," ujar Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin, melalui selulernya, Sabtu (9/1).

Basarnas Banten akan berangkat melalui jalur laut, sembari memantau kondisi di perairan Selat Sunda menggunakan Rigid Infkatable Boat (RIB).


"Kita kerahkan RIB yang 10,5 itu. Karena kapasitas RIB terbatas, kita turunkan enam personel dulu," terangnya.

Sampai di Kepulauan Seribu, mereka berkoordinasi dengan Basarnas Jakarta dan akan mendapatkan perintah lanjutan untuk lokasi pencarian dan penyelamatan para korban.

"Yang jelas pengendalian operasi dari Basarnas Jakarta, kita ke lokasi dan koordinasi, kita ikut arahan dari sana," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1). Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB

"Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta - Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati ketika dikonfirmasi, Sabtu, (9/1).

Dia mengatakan, hilangnya kontak Sriwijaya Air saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Basarnas dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

(ynd/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK