Firma Hukum AS Siap Dampingi Keluarga Korban Sriwijaya SJ 182

CNN Indonesia | Senin, 11/01/2021 07:57 WIB
Wisner Law Firm mengindikasikan ada malfungsi di pesawat Boeing 737 yang digunakan Sriwijaya Air. Keluarga korban bisa hubungi kontak firma untuk bantuan. Firma Hukum asal AS siap mendampingi keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 gugat Boeing. Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Firma hukum asal Amerika Serikat, Wisner Law Firm, menyatakan kesediaan mendampingi keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, untuk menuntut keadilan ke pihak Boeing.

Wisner Law Firm mengindikasikan ada malfungsi di pesawat Boeing 737 yang digunakan Sriwijaya Air. Menurutnya, tak ada mekanisme pencegahan kecelakaan jelang hantaman ke perairan Kepulauan Seribu.

"Dilaporkan bahwa pesawat Boeing 737 Sriwijaya jatuh dengan cepat ke Laut Jawa. Hal ini menandakan adanya malfungsi mekanis dari pesawat," tulis Wisner Law Firm dalam keterangan tertulis kepada CNNIndonesia.com, Minggu (10/1).


Firma hukum itu mengakui memang terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan. Namun, mereka bersedia mendampingi keluarga korban hingga mendapatkan keadilan.

Wisner Law Firm mengklaim punya pengalaman dalam menggugat Boeing atas kecelakaan pesawat. Di Indonesia, mereka sudah tiga dekade menjadi kuasa hukum keluarga korban kecelakaan pesawat.

"Wisner Law Firm adalah satu dari sejumlah firma hukum yang mewakili keluarga korban Lion Air JT 610 dan firma hukum AS pertama yang mendapatkan ganti rugi dari Boeing untuk klien," kata mereka.

Firma hukum yang bermarkas di Chicago, Illinois, AS itu membuka diri kepada pihak-pihak yang membutuhkan bantuan hukum. Keluarga korban bisa menghubungi mereka lewat email [email protected] atau [email protected]

Keluarga korban juga bisa menghubungi Wisner Law Firm via Whatsapp di nomor (630) 262 9434 atas nama Floyd Wisner dan (708) 837 5749 atas nama Alexandra Wisner.

"Wisner Law Firm mengirim bela sungkawa kepada para keluarga korban kecelakaan atas kehilangan orang-orang yang dicintainya," ujarnya.

Pesawat Sriwijaya Air AJ 182 dinyatakan jatuh ke perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, dalam penerbangan Jakarta-Pontianak, Sabtu (9/1). Pesawat berisi 62 orang itu ditemukan tenggelam di kedalaman 23 meter pada Minggu (10/1).

Sebelum lepas landas, pesawat SJ 182 sempat menunda keberangkatan selama 30 menit karena cuaca hujan. Pesawat teregistrasi PK-CLC jenis Boeing 737-500 itu jatuh saat akan menanjak ke ketinggian 13.000 kaki dari permukaan laut.

Tim SAR gabungan sejak kemarin hingga malam ini telah menemukan sejumlah puing, sepertin bagian ban, bagian badan pesawat, termasuk potongan tubuh manusia dalam pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu.

(dhf/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK