Covid DKI Melonjak, RS Darurat Wisma Atlet Buka Tower Baru

CNN Indonesia
Kamis, 21 Jan 2021 11:44 WIB
RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran membuka tower baru, tower 9, setelah empat tower yang tersedia merawat pasien covid, semakin penuh. Seorang tenaga kesehatan berdoa di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran sedang menyiapkan sebuah tower tambahan yakni tower 9, untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pasien positif virus corona (Covid-19). Sebanyak empat tower yang digunakan selama ini hampir kehabisan kapasitas tempat tidur.

Pasien positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet selama ini dirawat di tower 4, 5, 6, dan 7 dengan total jumlah tempat tidur (bed) sebanyak 5.999. Saat ini jumlah pasien yang dirawat telah mencapai 4.771 orang.


Dengan kata lain, dari keseluruhan jumlah bed di semua tower, saat ini hanya tersisa 1.223 bed atau sekitar 20 persen bed. Padahal, per pagi ini, pasien yang masuk untuk menjalani perawatan di Wisma Atlet sebanyak 348 orang.

Data yang diterima CNNIndonesia.com menunjukkan dari empat tower yang disediakan, tower lima hampir mencapai batas maksimum.

Dari total 1.570 bed yang tersedia di tower lima, per pukul 06.00 WIB pagi ini, Kamis (21/1), telah terisi sebanyak 1.544 yang berarti hanya tersisa 26 bed.

Komandan Lapangan RSD Wisma Atlet, Kemayoran Letkol Laut Muhammad Arifin menyebut pihaknya masih bekerja untuk menyiapkan tower lain demi mengantisipasi lonjakan jumlah pasien. Apalagi, berdasarkan data harian jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta semakin meningkat.

"Antisipasinya tower 9 kan sudah siap menerima pasien dengan gejala ringan saat nanti di sini sudah penuh," kata Arifin saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Kamis (21/1).

Tower sembilan, kata Arifin, bisa menampung sekitar 1.700 pasien Covid-19. "Bisa menampung 1.700 pasien di sana," katanya.

Penanggung jawab RSD Wisma Atlet Kepala Staf Kodam Jaya, Brigjen TNI M Saleh Mustafa menyatakan pihaknya membuka tower baru meskipun kamar perawatan di tower 4, 6 dan 7 masih tersedia.

"Masih ada bed di tower 4, 6 dan 7, cadangan tower 9," kata dia.

Data terbaru jumlah bed di tower 4, 6, dan 7 memang belum mencapai batas maksimum penggunaan.

Per hari ini jumlah pasien yang dirawat di tower empat sebanyak 1.178 dari total bed yang disediakan di tower ini sebanyak 1.546 bed. Artinya masih ada 368 bed yang tersedia.

Sementara untuk tower enam, saat ini jumlah pasien yang dirawat sebanyak 868 dari total bed yang disediakan di tower ini sebanyak 1.300. Jumlah kamar atau bed yang tersedia sebanyak 438.

Dan untuk tower tujuh, total pasien yang dirawat sebanyak 1.181 dari jumlah bed yang disediakan sebanyak 1.578 atau masih ada 397 ruang yang bisa digunakan.

Namun kasus positif harian di Jakarta terus mengalami lonjakan. Kemarin, lonjakan kasus positif mencatat rekor tertinggi sebanyak  3.786 kasus. Jumlah itu melewati rekor sebelumnya pada Sabtu (16/1), sebanyak 3.536 kasus.

Adapun total kasus positif di Jakarta per Rabu (20/1), sebanyak 236.075 kasus. Dari jumlah itu 210.983 orang dinyatakan sembuh dan 21.224 orang dirawat di rumah sakit. Jumlah orang yang meninggal dunia sebanyak 3.868 orang.

(tst/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER