Gadis 15 Tahun Bunuh Sepupu Cabul di NTT

CNN Indonesia | Kamis, 18/02/2021 10:24 WIB
Gadis asal NTT korban upaya pemerkosaan ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan pria yang diduga mencabulinya. Dia tak ditahan karena masih di bawah umur. Ilustrasi TKP Tindak Pidana. (iStockphoto/Herwin Bahar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perempuan berusia 15 tahun, yang menjadi korban upaya pemerkosaan, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan pria yang diduga mencabulinya di wilayah Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Polisi tak menerapkan penahanan lantaran tersangka masih di bawah umur.

"Tidak ada penahanan di Polres dan langsung kita libatkan Bapas (Balai Pemasyarakatan)," kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono dalam keterangan resmi, Rabu (17/2) malam.


Dia mengatakan dalam menangani perkara ini kepolisian melibatkan psikolog untuk membantu memulihkan kondisi psikologisnya. Tersangka pun ditempatkan di Dinas Rehabilitasi Sosial selama menjalani proses hukum.

Argo memastikan Polri telah memberikan atensi agar kasus tersebut digarap secara humanis dan proporsional. Hal itu tak lepas dari status umur tersangka.

"Dari awal kami perintahkan Kapolres untuk tangani secara humanis dan proporsional," katanya.

Tersangka yang merupakan perempuan berumur 15 itu melakukan pembunuhan terhadap pria yang merupakan sepupunya karena menolak dicabuli pada Mei 2020. 

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari penemuan sesosok mayat pria di tengah hutan. Polisi mendapati luka akibat benda tajam pada leher korban.

Setelah dilakukan penelusuran dan penyelidikan diketahui bahwa pelaku pembunuhan itu adalah seorang gadis remaja berusia 15. Tersangka mengaku melakukan pembunuhan lantaran korban hendak mencabulinya.

Dalam pemeriksaan, kata Rishian, diketahui tersangka menuturkan pria yang dibunuh sering membeli minuman keras di rumahnya. Korban selalu menyampaikan akan menjadikan gadis tersebut sebagai istri keduanya

Korban pun sempat mencabuli tersangka sebanyak satu kali. Setelah itu korban hendak mencabuli tersangka kembali untuk kesekian kalinya yang berujung pada pergulatan berujung pembunuhan.

"Tersangka tidak mau (disetubuhi) dan saat itu korban memaksa tersangka, sehingga tersangka langsung menikam korban dengan menggunakan sebilah pisau yang disimpan oleh tersangka di saku belakang celana tersangka. Setelah itu tersangka langsung pergi meninggalkan korban," ucap Rishian.

(mjo/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK