Kabareskrim Baru Agus Andrianto Jamin Kasus KM 50 Tuntas

CNN Indonesia | Jumat, 19/02/2021 14:41 WIB
Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengatakan kasus penembakan laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek bakal dituntaskan karena sudah menjadi atensi Kapolri. Kabareskrim baru, Komjen Agus Andrianto menjamin kasus penembakan laskar FPI akan dituntaskan (CNN Indonesia/Farida)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komjen Agus Andrianto memastikan bahwa dirinya bakal menuntaskan kasus-kasus besar yang menjadi perhatian publik jika sudah resmi dilantik sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.

Salah satu yang akan Kabareskrim baru ialah kasus bentrok antara polisi dengan Laskar FPI di Jalan tol Jakarta-Cikampek KM50 pada Desember tahun lalu yang hingga saat ini masih belum rampung.

"Pasti (akan dituntaskan) karena itu atensi Pak Kapolri," kata Agus saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (19/2).


Dia mengatakan, Bareskrim bakal mengikuti segala kebijakan dan program-program yang telah dipersiapkan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Agus, sebagai anak buah Listyo, akan senantiasa mengikuti arah kebijakan yang dicanangkan Listyo dalam memimpin Korps Bhayangkara.

"Ikuti arah bijak pak Kapolri," ucap dia.

Diketahui, penunjukan Agus sebagai Kabareskrim tertera pada surat telegram nomor KEP/376/II/2021 tertanggal 18 Februari. Ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM, Inspektur Jenderal Sutrisno Yudhi Hermawan atas nama Kapolri.

Agus dikenal mumpuni dalam bidang reserse. Dia pernah menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Pada 2016 lalu menangani kasus penodaan agama yang menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Khusus untuk kasus KM 50 ini, Listyo sendiri meminta agar jajarannya memberi perhatian dan menuntaskannya segera.

Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2021 yang digelar pada Selasa (16/2), dia khusus meminta agar penuntasan kasus itu berpedoman pada hasil ekomendasi dan temuan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

"Karena sudah ada rekomendasi dari Komnas HAM, jadi tentunya kita harus selesaikan sesuai rekomendasi tersebut," kata Listyo.

(mjo/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK