Pejabat Pemprov Sulsel Kaget Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 27/02/2021 09:23 WIB
Sejumlah pejabat Pemprov Sulses mengaku kaget atas penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah terkait dugaan korupsi. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, ditangkap oleh KPK atas dugaan tindak pidana korupsi. (CNN Indonesia/Sari)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah Pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengaku kaget Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi.

"Tentu kita kaget, apalagi ini pimpinan kita, tapi ini kan masih asas praduga tidak bersalah," kata Kepala Dinas PM-PTSP (Penanaman Modal - Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Pemprov Sulsel Jayadi Nas yang dihubungi melalui sambungan telefon di Makassar, Sabtu, seperti dikutip dari Antara.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Andi Darmawan Bintang.


"Saya tahu pertama kali dari teman, tentu kaget dan tidak menyangka. Apalagi di hari libur seperti ini," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Pemprov Sulsel Andi Ardin Tjatjo mengaku terlambat mengetahui kabar penangkapan Nurdin Abdullah tersebut karena tidak terbiasa menggunakan ponsel di hari libur, terutama di pagi hari. 

"Sebagai warga negara yang baik, tentu kita harus lalui proses hukum yang ada," ujarnya menanggapi penangkapan Gubernur Sulsel.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta menyampaikan belum bisa menjelaskan lebih detail kasus yang menjerat Nurdin dan juga pihak lain yang turut ditangkap.

"Informasi lebih lengkap kasusnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan," kata Ali.

Saat ini, kata dia, tim KPK masih bekerja dan perkembangan penangkapan Gubernur Sulsel tersebut akan diinformasikan lebih lanjut.

"Tim masih bekerja dan perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan semua," kata dia.

Sesuai KUHAP, KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang ditangkap dalam OTT Nurdin Abdullah tersebut.

(Antara/vws)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK