icon-close
FOTO: Aksi Peringati Hari Perempuan Internasional di Jakarta

Gelaran aksi diikuti aktivis dan anggota kelompok masyarakat sipil dari pelbagai organisasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

FOTO: Aksi Peringati Hari Perempuan Internasional di Jakarta

Aksi di dalam rangka memperingati Hari Perempuan Sedunia. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

FOTO: Aksi Peringati Hari Perempuan Internasional di Jakarta

Beberapa yang melangsungkan aksi di Kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya di antaranya aktivis dari Perempuan Mahardhika, Senin, 8 Maret 2021. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

FOTO: Aksi Peringati Hari Perempuan Internasional di Jakarta

Peserta aksi menyuarakan tuntutan melalui poster-poster protes. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

FOTO: Aksi Peringati Hari Perempuan Internasional di Jakarta

Salah satu poster menyerukan soal hak perempuan atas jam kerja yang tertib dan waktu untuk istirahat. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

FOTO: Aksi Peringati Hari Perempuan Internasional di Jakarta

Ada pula yang mengingatkan soal kasus kekerasan seksual yang kerap menimpa perempuan di lingkungan kerja. Tak jarang ketika melaporkan kekerasan seksual, perempuan justru menjadi korban berulang kali. (CNN Indonesia/Andry Novelino

FOTO: Aksi Peringati Hari Perempuan Internasional di Jakarta

Isu lain yang dibawa pada peringatan Hari Perempuan Internasional adalah ihwal pernikahan anak. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

FOTO: Aksi Peringati Hari Perempuan Internasional di Jakarta

Aksi tahun ini juga menyuarakan desakan agar pemerintah mengakui kekerasan seksual sebagai pelanggaran HAM, mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja, meratifikasi konvensi ILO 190 tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja, beserta rekomensi 206. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

FOTO: Aksi Peringati Hari Perempuan Internasional di Jakarta

Peserta aksi juga menuliskan tuntutan melalui lukisan di tubuh. Desakan lain massa aksi adalah segera membahas dan mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). (CNN Indonesia/Andry Novelino)

icon-chevron-left
icon-chevron-right