Pemerintah Bakal Sediakan Tes GeNose di Gedung Bioskop

CNN Indonesia | Rabu, 10/03/2021 08:40 WIB
Pemerintah bakal menyediakan alat deteksi covid-19 GeNose di gedung bioskop sebagai upaya untuk menghidupkan kembali industri film. Pemerintah bakal menyediakan tes GeNose di bioskop. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalismaa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan pemerintah akan menyediakan sistem pemeriksaan covid-19 melalui tiupan napas atau GeNose di gedung-gedung bioskop.

Penyediaan GeNose ini, kata Muhadjir, adalah upaya pemerintah menghidupkan kembali industri perfilman tanah air.

"Untuk pengamanan bioskop nanti akan dipasang GeNose untuk gedung-gedung bioskop. Soal teknisnya masih akan dibicarakan dengan Pak Menparekraf (Sandiaga Uno)," kata Muhadjir melalui keterangan tertulis, Rabu (10/3).


Muhadjir memastikan, penerapan GeNose ini dilakukan demi menjamin keamanan penikmat film agar tidak ragu pergi ke bioskop dan kembali menikmati film produksi sineas tanah air.

Muhadjir mengaku ingin masyarakat lebih percaya diri untuk kembali ke gedung-gedung bioskop setelah satu tahun kurang lebih pandemi covid-19 terjadi di Indonesia.

"Maksud kita agar masyarakat bisa segera percaya diri, aman untuk ke gedung bioskop. Sehingga industri perfilman juga para artis, awak perfilman bisa bekerja lebih aman, lebih nyaman, sehingga produksi kita bisa lebih lancar seperti sedia kala," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir juga telah melakukan kunjungan dan memantau langsung aktivitas pemberian vaksinasi covid-19 untuk para lansia di wilayah DKI Jakarta.

Pemberian vaksin ini juga salah satunya dilakukan terhadap pelaku industri film tanah air yang sudah masuk kategori berusia lanjut.

Vaksinasi itu diberikan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta (BBPK), Kampus Hang Jebat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pelaksanaan vaksinasi tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Para pelaku industri perfilman itu diantaranya Anwar Fuady, Meriam Bellina, Christine Hakim, dan produser film Raam Punjabi.

Muhadjir menjelaskan, vaksinasi untuk aktor dan aktris kawakan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk kembali menghidupkan industri perfilman nasional yang terhenti di masa pandemi Covid-19.

Tidak hanya untuk aktor dan aktris lansia, Muhadjir mengatakan, setelah ini pemerintah akan mengupayakan seluruh insan perfilman untuk mendapatkan prioritas vaksin.

"Tentu saja tidak berhenti di sini karena setelah ini nanti akan kita upayakan mereka-mereka yang berusia lebih muda juga akan kita beri prioritas untuk masuk bersama tenaga-tenaga pelayan publik," ungkapnya.

"Dengan begitu kita harapkan produksi film dan juga bioskop bisa segera aktif kembali," imbuhnya.

(tst/pris)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK