Amien Tak Setuju Anggapan Jokowi Dirusak Orang Sekeliling

CNN Indonesia | Minggu, 14/03/2021 22:41 WIB
Amien Rais tak setuju dengan anggapan yang sebut Jokowi dirusak oleh orang yang ada di sekeliling lingkaran kekuasaannya. Amien Rais (kanan) tak setuju dengan anggapan yang sebut Jokowi dirusak oleh orang yang ada di sekeliling lingkaran kekuasaannya (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Inisiator Partai UmmatAmien Rais menampik anggapan yang menyebut Presien Joko Widodo sebagai orang yang sangat baik tapi dirusak oleh orang sekelilingnya.

Pernyataan itu diutarakan merespons pendapat sebagian orang yang menganggapi Jokowi sebetulnya pemimpin yang baik tapi mendapat pengaruh buruk dari orang sekitar. Menurut Amien, anggapan itu tidak masuk akal.

"Saya tidak setuju (anggapan) orang mengatakan actually president it's very-very good man, hanya surrounding people itu yang merusak dia," ujar Amin melalui saluran YouTubenya Minggu (14/3).


Sebab, menurut Amien hal ini bisa dibuktikan dengan sangat mudah dalam tesis sosiologi dimana seseorang akan menarik seseorang yang serupa dengan dirinya.

"Ini terbantah dengan sebuah tesis sosiologis yang sangat simple, itu orang itu mesti jenis menarik jenis," tuturnya.

Ia pun mengkritik ketegaan Jokowi menyikapi pelanggaran HAM. Meski tidak disebutkan secara spesifik pelanggaran HAM mana yang dimaksud. Padahal di awal kemunculan Jokowi menurut Amien, ia tampil sebagai sosok yang tampak tidak tegas.

"Saya melihat ini Pak Jokowi mula-mula, sepertinya lho, kan rendah hati...Kemudian juga kelihatannya masih seperti klemak-klemek gitu. Tapi (kok) jadi tega sekali? Melihat berbagai pelanggaran HAM itu enteng saja," tutur Amien lagi.

Ingatkan tak takabur

Sehingga, mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu juga mengingatkan agar pemimpin yang memiliki kekuasaan tak lantas menjadi takabur.

"Maka jangan takaburlah, ini saya ingatkan again and again and again," tuturnya.

Pengingat ini menurut Amien semata-mata lantaran ia tak ingin negara ini menjadi porak poranda. Sebab, menurut Amien ada rumus kekuasaan ketika makin dzalim maka akan makin cepat rubuh.

Sebab, menurutnya kekuasaan itu tidak abadi tapi pemberian Allah SWT. Sehingga, kapan pun dapat mencabut kekuasaan itu secara tiba-tiba.

"Saya sudah mencium (kekuasaan) ini tidak lama (lagi), kalau tidak cepat putar haluan," tuturnya.

"Penciuman politik saya ini mengarah pada sesuatu yang bisa mengagetkan, tetapi masih ada harapan...Ini ada mendung, tapi mendung itu akan sirna jika ada angin kencang...ngga jadi hujan" lanjutnya lagi.

Amien juga mengingatkan agar pemimpin mendengarkan hati nurani.

"Sebelum tidur itu, jangan percaya dukun, jangan percaya sekeliling, tapi dengarkan hati nurani. Orang bisa menipu siapapun, tapi tak bisa menipu hatinya."

Ia pun membandingkan kekuasaan yang sempat diraih oleh negara sosialis komunis, yakni Uni Soviet. Hal ini disebutnya sebagai kekuasaan yang tidak abadi, karena meski pertahanan dan kekuasaan dinilai kuat, dapat berpotensi runtuh.

Di samping itu ia mengatakan keadaan situasi Indonesia memang semakin mengkhawatirkan. Namun ia mengaku optimis perubahan akan tetap ada atas kuasa Allah SWT.

(can/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK