Airlangga Jumpa Prabowo, Soal 2024 dan Kolaborasi Parlemen

CNN Indonesia | Senin, 15/03/2021 08:04 WIB
Ketum Golkar Airlangga Hartarto mendatangi kediaman Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Banyak hal yang dibahas terkait politik. Ketum Golkar Airlangga Hartarto (kanan) mendatangi kediaman Ketum Gerindra Prabowo Subianto untuk membicarakan banyak hal termasuk soal politik (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto melanjutkan safari politiknya. Terbaru, dia datang ke Hambalang untuk menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto beserta jajarannya pada Sabtu (13/3).

Sebelumnya, Airlangga sudah bertemu dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Pertemuan tokoh sekaliber ketua umum partai tentu kerap memunculkan persepsi publik tentang kerja sama politik jangka panjang, termasuk soal pemilihan presiden (pilpres) atau kepemiluan.


Apalagi, dalam pertemuan sebelumnya dengan Surya Paloh, Airlangga menjajaki koalisi dengan NasDem di Pilpres 2024. Capres akan dipilih dari hasil konvensi yang digelar NasDem, sementara cawapres diberikan kepada Golkar.

Namun, dalam pertemuan petinggi Golkar dengan Gerindra, kedua pihak mengklaim belum bicara mengenai Pemilu dan Pilpres 2024.

Petinggi Golkar yang ikut dalam pertemuan, Agus Gumiwang Kartasasmita mengklaim bahwa kedua pihak belum bicara kans kerja sama politik jangka panjang.

Dia juga menampik pertemuannya dengan Gerindra berkaitan dengan penjajakan koalisi Golkar-NasDem di 2024.

"Kita fokus pada sukses pemerintah Pak Jokowi terlebih dahulu," katanya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu lalu (13/3).

[Gambas:Instagram]



Meski demikian, Agus mengatakan Golkar dan Gerindra sudah terbukti bisa berkolaborasi seperti di parlemen saat ini. Golkar dan Gerindra sama-sama partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kita punya wawasan sama yaitu NKRI. Kolaborasi sudah terbukti di banyak hal dan kesempatan, khususnya parlemen," katanya.

Terpisah, sumber CNNIndonesia.com di internal Gerindra yang juga ikut dalam pertemuan turut menampik ada pembicaraan ihwal kerja sama politik jangka panjang dengan Golkar. Tak ada pula pembahasan mengenai revisi UU Pemilu.

Revisi UU Pemilu sempat menjadi perdebatan lantaran ada sejumlah partai yang tak mau Pilkada digelar di 2024. Akhirnya, revisi UU Pemilu tak masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas (2021).

"Kita sama sekali enggak bicara itu," kata sumber tersebut.

Sementara itu, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pertemuan dua Menteri di Kabinet Indonesia Maju itu membahas soal hal strategis pemerintahan, geopolitik, serta isu internasional lainnya yang dapat mempengaruhi perekonomian dan pertahanan.

"Keduanya sepakat bahwa kita harus tetap mempertahankan politik luar negeri Bebas dan Aktif, politik yang mengedepankan kepentingan nasional, dan menjaga keamanan dan stabilitas kawasan." ucap Muzani lewat keterangan tertulis.

Saat bertemu dengan Prabowo dan petinggi Gerindra, Airlangga pun membicarakan kans Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Diketahui, Prabowo adalah ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia sementara Airlangga Hartarto merupakan Ketua Umum Wushu.

Muzani mengatakan Prabowo dan Airlangga sepakat bawah salah satu cara yang dapat meningkatkan kekuatan perekonomian adalah dengan mensukseskan program food estate yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Jika food estate berhasil maka Indonesia bisa menjadi kekuatan raksasa di bidang perekonomian termasuk dalam penanganan Covid-19," kata Muzani.

(yoa/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK