Beras Diduga Berbahan Plastik Beredar di Maluku

CNN Indonesia | Selasa, 23/03/2021 10:26 WIB
Dinas Perdagangan Kabupaten Buru Selatan langsung menggelar inspeksi mendadak usai menerima laporan dugaan peredaran beras diduga berbahan plastik. Ilustrasi. (CNN Indonesia / Safir Makki)
Ambon, CNN Indonesia --

Beras yang diduga berbahan plastik beredar di Pasar Kai Wait, Namrole Kabupaten Buru Selatan Maluku.

Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Buru Selatan Hamid Souwakil mengatakan pihaknya mendapat pengaduan dari warga atas peredaran beras plastik.

Atas pengaduan warga, digelar inpeksi mendadak (Sidak) di toko Wahyu dan toko Amo. Sidak dipimpin oleh Kepala Dinsperindag Hamid Souwakil, Staf Ahli Gani Loilatu, Kepala Dinas Kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


"Ada warga yang mengeluhkan soal beras berbahan plastik, kami langsung membawa Satpol PP untuk sidak dan menemukan beras berbagai merek yang diduga mengandung plastik," ujar Souwakil disela-sela sidak, Senin (22/3).

Adapun beras berbagai merek yang disita dari toko Wahyu dan toko Amo tersebut masing-masing beras Ramos 17 Kg, beras AA 17 Kg, beras Dua Ayam 11 Kg dan beras Kuning Polos 18 Kg.

Pemilik toko Wahyu Kamiludin mengaku membeli beras dari gudang Mulok Mako pusat penampungan beras. Sejauh ini, kata dia belum ada keluhan warga terhadap dagangan mereka selama lima tahun menjual beras.

Souwakil meminta pemilik toko Wahyu dan Amo menyotop penjualan beras sampai menunggu hasil pengiriman sample beras yang mengandung plastik ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan untuk diteliti lebih lanjut.

(sai/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK