Masuk Bursa Capres Anak Muda, RK Klaim Tak Pakai Buzzer

CNN Indonesia | Selasa, 23/03/2021 14:52 WIB
Soal masuk bursa capres versi anak muda, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengaku tak memakai buzzer dan tetap menganggap saingan sebagai mitra. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menganggap para tokoh yang sama-sama masuk bursa capres sebagai mitra. (Foto: CNNIndonesia/Feri Agus Setyawan)
Bandung, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku tak mengubah etos kerjanya maupun tak menggunakan pendengung alias buzzer hingga bisa masuk bursa calon presiden (capres) versi anak muda.

Sebelumnya, Indikator Politik Indonesia merilis survei nasional suara anak muda terkait isu-isu sosial, politik, dan bangsa. Survei menunjukkan RK bersama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo masuk dalam tiga besar calon presiden (capres) pilihan anak muda.

"Ya, hatur lumayan weh saya mah. Saya kerja kan gini, tidak berubah etos kerjanya, tidak ngatur-ngatur, tidak nge-buzzer-buzzer," kata dia, yan akrab dipanggil Emil itu, saat ditemui di Hotel Intercontinental, Kota Bandung, Selasa (23/3).


"Tapi kalau diapresiasi menjadi elektoral alhamdulillah dan juga masih panjang. Jadi intinya mah faktanya diterima, tapi tidak mengubah etos kerja saya tetap semangat, tetap kreatif, tetap inovatif," lanjutnya.

Menurut Emil, anak muda memiliki kepekaan terhadap politik dengan pendekatan yang berbeda. Hal itu dilihat dari inovasi digital dan riset yang berkembang.

"Jadi kalau kita rajin mengabarkan pencapaian, apresiasi itu pasti muncul. Di era milenial baliho tidak akan laku," ujarnya.

Disinggung apakah ia bersaing menjadi capres dengan Anies dan Ganjar dengan hasil survei tersebut, Emil menolak. Menurutnya, baik Anies dan Ganjar merupakan mitra politiknya.

"Semua calon mitra, kalau pilpres saya tidak khawatir. Yang penting itu elektoral pasangan. Kalau individu mah bukan balapan, apakah nomor 1 dan nomor 2. Nah kalau itu dielektoralkan, baru itu ilmiah," ujarnya.

Sebelumnya, hasil survai Indikator Politik Indonesia menunjukkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di urutan teratas capres pilihan anak muda dengan persentase 15, 2 persen. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyusul dengan 13,7 persen, dan RK dengan 10,2 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebut itu merupakan hasil simulasi dengan mengikutsertakan 17 nama kandidat presiden 2024.

"Nama yang paling tinggi itu Anies Baswedan di angka 15,2 persen," kata dia, Minggu (21/3).

(hyg/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK