Antisipasi Terorisme, Pengamanan Istana Bogor Diperketat

CNN Indonesia | Jumat, 02/04/2021 03:27 WIB
Sebanyak 300 personel TNI dan Kodim 0606 disiagakan untuk mengamankan Istana Bogor dan obyek vital lainnya dari aksi terorisme. Sebanyak 300 personel TNI dan Kodim 0606 disiagakan untuk mengamankan Istana Bogor dan obyek vital lainnya dari aksi terorisme. Ilustrasi. (Dok. id.wikipedia.org).
Jakarta, CNN Indonesia --

Aparat memperketat pengamanan Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat guna mengantisipasi ancaman terorisme maupun gangguan keamanan lainnya. Hal itu dilakukan menyusul aksi bom bunuh diri di Makassar dan penyerangan Mabes Polri pekan ini.

Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi mengungkapkan dalam rangka pengamanan VVIP dan antisipasi aksi terorisme ataupun gangguan keamanan lain, pengamanan Istana Bogor dipertebal dengan menambah beberapa pos.

Menurut Achmad, ada sekitar 300 personel TNI dari Kodim 0606 yang disiagakan untuk pengamanan Istana Bogor, obyek vital lainnya, maupun gereja-gereja di Kota Bogor. Korem 061/Suryakencana, sambung Achmad, juga menambah beberapa pos di sekitar Istana.


"Ada patroli jalan kaki serta ada patroli bermotor. Kami harus memastikan obyek vital aman. Personel TNI juga juga diturunkan untuk membantu pengamanan gereja," kata Achmad, Kamis (1/4), seperti dikutip Antara.

Achmad telah menginstruksikan Dandim di bawah koordinasi Korem 061/Suryakencana yakni di Kota dan Kabupaten Bogor, di Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta di Kabupaten Cianjur, untuk menjaga obyek vital selalu dalam kondisi kondusif. Misalnya, Istana Tenjoresmi di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, dan Istana Cipanas di Cipanas.

"Kami harus antisipasi semuanya apakah itu terorisme, gangguan kriminal, maupun gangguan keamanan lain," tegas Fauzi.

Fauzi menambahkan, pengamanan yang dilakukan mengutamakan pencegahan. Namun, Korem 061/Suryakencana juga telah menyiagakan pasukan yang siap diterjunkan apabila eskalasi gangguan keamanan meningkat.

(sfr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK