Polisi Tangkap Pria Tembakkan Pistol Secara Brutal di Bandung

CNN Indonesia | Senin, 12/04/2021 20:18 WIB
Pelaku terekam video melepas tembakan pistol secara brutal di Pasar Caringin, Kota Bandung, Sabtu (10/4). Ilustrasi penembakan. (Istockphoto/ra-photos)
Bandung, CNN Indonesia --

Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap pria berinisial EA (33) yang menembak pistol secara brutal di Pasar Caringin, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (10/4) lalu.

Aksi EA diketahui terekam kamera kemudian beredar di media sosial.

"Sempat ditembakkan sebanyak empat kali oleh terduga pelaku ini. Saat datang ke sana, ia mencari seseorang dengan inisial A," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Adanan Mangopang di Mapolrestabes Bandung, Senin (12/4).


Diketahui pelaku EA mendatangi lokasi kejadian untuk mencari A yang disebutnya telah melakukan penganiayaan pada karyawannya. Tak menemukan orang yang dicari, ujar Adanan, pelaku emosi dan menembakkan senjata api yang dibawanya.

Selain senjata airgun, polisi mengaman peluru gotri dan dua kartu bertuliskan anggota Perbakin.

EA sendiri menembakkan peluru dari pistol air gun jenis Colt Defender 321 WG CAL 6 MM ke udara sekitar pukul 23.00 WIB. Tak berselang lama, pelaku beserta barang bukti diamankan polisi. Dalam insiden koboi itu, tak ada korban jiwa.

"Kita lakukan penangkapan dan mengamankan yang bersangkutan beserta barang bukti satu buah pistol air gun dan peluru gotrinya," ujar Adanan.

Senjata berbentuk pistol glock tersebut didapat EA dengan cara membeli secara online dari seseorang di Jakarta. Selain senjata airgun, polisi juga amankan beberapa butir peluru gotri dan dua kartu bertuliskan anggota Perbakin.

Sejauh ini EA belum ditetapkan sebagai tersangka dan masih berstatus terperiksa. Polisi masih melakukan pendalaman pada pelaku terutama untuk mengetahui motif aksi dan kepemilikan kartu anggota Perbakin.

"Kami masih periksa pelaku untuk mendalami motif. Pelaku belum ditetapkan tersangka, baru terperiksa. Akan kita dalami juga motif yang bersangkutan seperti apa dan kita akan cek anggota Perbakin, apakah memperolehnya dengan cara yang benar, siapa yang mengeluarkannya akan kita periksa," ujar Adanan.

Sementara itu, EA mengaku membeli senjata air gun itu secara online. Tidak hanya mendapat senjata dan peluru, dia juga mendapatkan kartu Perbakin.

"Itu saya beli kurang lebih Rp3 juta, sepaket dengan kartu. Saya tidak ada niatan untuk melukai seseorang. Saya mengaku salah," kata EA.

(hyg/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK