Pegawai BUMN Terkait Bom Gereja Ditangkap di Maros, Inisial N

CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 19:20 WIB
Densus 88 menangkap pegawai BUMN berinisial N di Kabupaten Maros. Dia diduga punya kaitan erat dengan teror bom gereja Makassar beberapa waktu lalu. Anggota Brimob Polda Sulsel berjaga di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (31/3/2021). Foto: ANTARA/ARNAS PADDA
Makassar, CNN Indonesia --

Tim Detasemen Khusus Anti Teror (Densus 88) bersama Polda Sulawesi Selatan menangkap seorang pria berinisial N yang merupakan seorang karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (19/4).

Total keseluruhan terduga teroris yang ditangkap berkaitan bom gereja Makassar berjumlah 33 orang.

"Saat ini tangkapan terakhir di Kabupaten Maros inisialnya N, bersangkutan pengawai BUMN kelahiran tahun 1963," ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan.


Pasca peledakan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Jalan Kajoalido, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, pada Minggu (28/3), Tim Densus 88 bersama Polda Sulsel telah melakukan penangkapan di tiga daerah di Sulsel.

"Memang wilayah tangkapan Densus 88 di Gowa, Makassar dan Maros," katanya.

Kendati demikian, Kabid Humas Polda Sulsel belum dapat menjelaskan peran N dalam aksi peledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

"Nanti sejauh mana itu, masih diperiksa dulu, dia baru diambil, nanti tim Densus 88 yang mendalami perannya," bebernya.

Zulpan mengatakan pihaknya belum bisa mengungkap barang bukti yang diamankan dalam penangkapan kali ini. Namun aparat meyakini pegawai BUMN tersebut punya kaitan erat dengan teror bom di Gereja Makassar.

"Dia memiliki keterkaitan dan keterlibatannya jelas dengan bom bunuh diri sangat terkait sehingga dilakukan penangkapan," ujarnya.

(mir/gil)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK