Beasiswa Timteng Kemenag Ditutup, Mesir Paling Diminati

CNN Indonesia | Rabu, 21/04/2021 10:07 WIB
Tahun ini Kemenag membuka pendaftaran beasiswa timur tengah hanya untuk ke dua negara saja yakni Mesir dan Maroko. Total, hampir 6.000 pendaftar yang melamar. Ilustrasi mahasiswa. (robarmstrong2/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menutup seleksi program beasiswa dan nonbeasiswa bagi warga yang berminat melanjutkan pendidikan ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah pada Selasa (20/4) malam.

"Iya [sudah ditutup]. Pendaftaran sampai tanggal 20 April 2021," kata Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Kerja Sama Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama, Selasa (20/4).

Pendaftaran beasiswa Timur Tengah Kemenag pada tahun ini hanya dibuka untuk tujuan negara Mesir dan Maroko. Berdasarkan data Kemenag, total pendaftar beasiswa ini sebanyak 5.917 orang usai resmi ditutup pukul 24.00 WIB pada hari tersebut.


Dari jumlah itu, sebanyak 5.329 peserta memilih negara Mesir sebagai tujuan negara menempuh pendidikan. Sementara sisanya, 588 memilih negara Maroko.

Pendaftaran beasiswa ke Timur Tengah Kemenag ini sudah dibuka sejak 12 April 2021 lalu. Program ini digelar bagi calon bagi siswa lulusan tingkat menengah atas (SMA/Aliyah) dan pesantren yang hendak melanjutkan kuliah tingkat strata 1 di Timur Tengah.

Nantinya, Kemenag akan mengumumkan hasil seleksi dan verifikasi hasil pendaftaran pada pada 22 April mendatang. Lalu, kode tes akan dikirim kepada peserta pada 23-25 April.

Seleksi nantinya akan digelar dalam dua tahap. Tahap pertama akan digelar secara daring pada 28-29 April 2021. Kemudian seleksi tahap dua atau wawancara yang akan digelar pada 3-5 Mei 2021.

Tes beasiswa ini akan dibagi menjadi dua jenis. Pertama yakni tes tulis untuk menguji kemampuan Bahasa Arab. Sementara tes wawancara akan menguji kemampuan para peserta untuk menghapal Alquran minimal 2 juz, baca kitab, termasuk wawasan keislaman dan kebangsaan.

Selanjutnya, kelulusan seleksi akhir akan kembali diumumkan melalui situs resmi Diktis Kemenag pada 11 Mei 2021 mendatang.

Kemenag membuka jumlah kuota beasiswa tahun ini masing-masing perguruan tinggi tiap negara yakni, Mesir 20 orang dan Maroko 30 orang.

Pelaksanaan ujian nantinya dapat dilakukan di beberapa Universitas Negeri Islam (UIN) yang tersebar di seluruh Indonesia. Di antaranya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Jambi, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Pekanbaru Riau, UIN Sumatera Utara Medan, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Ar-Raniri Banda Aceh, UIN Walisongo Semarang, dan UIN Alauddin Makassar.

(rzr/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK