Motif Pelaku Sebar Hoaks Babi Ngepet karena Ingin Terkenal

CNN Indonesia | Kamis, 29/04/2021 14:41 WIB
Polisi menyebut para pelaku menyusun cerita soal babi ngepet, terinspirasi dari informasi seorang warga yang mengaku kehilangan uang jutaan rupiah. Adam Ibrahim. (CNN Indonesia/ Thohirin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Adam Ibrahim mengaku sengaja menyebarkan isu soal babi ngepet kepada warga di Sawangan, Depok karena ingin terkenal di kampungnya.

Kapolres Kota Depok, Kombes Imran Siregar mengatakan Adam sendiri memang merupakan seorang tokoh masyarakat di daerah sana. Namun, kurang terkenal.

"Tujuan mereka adalah supaya dia lebih terkenal di kampungnya. Karena ini merupakan salah satu tokoh lah sebenarnya, tapi tokoh nggak terlalu terkenal," kata Imran kepada wartawan, Kamis (29/4).


Lantaran motif itu, kata Imran, pelaku dan rekan-rekannya kemudian membuat cerita soal babi ngepet. Cerita itu sendiri terinspirasi dari informasi seorang warga yang mengaku kehilangan uang jutaan rupiah.

Cerita soal babi ngepet itu, kata Imran, sudah dipersiapkan oleh pelaku sejak lama, kurang lebih sekitar satu bulan.

"Jadi tersangka ini bekerjasama sekitar 8 orang membuat cerita mengarang cerita seolah-olah babi ngepet itu bener. Ternyata itu rekayasa dari tersangka dan teman-temannya," tutur Imran.

Polisi pun telah menetapkan Adam sebagai tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong soal babi ngepet ini.

Tersangka dijerat Pasal 14 ayat 1 dan atau Pasal 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

Kasus ini sendiri bermula dari beredarnya video penangkapan seekor babi yang diisukan sebagai babi ngepet di Sawangan, Depok. Setelah ditangkap, warga kemudian sepakat untuk menyembelih babi tersebut.

(dis/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK