Dikirim via Pesawat, Jenazah Bulukumba Tertukar Jenazah Batam

CNN Indonesia | Kamis, 06/05/2021 17:40 WIB
Warga di Dusun Patikoro, Desa Mattoanging, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan insiden jenazah tertukar. Ilustrasi jenazah. (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)
Makassar, CNN Indonesia --

Sebuah paket kiriman peti jenazah dari Malaysia menyasar ke Dusun Patikoro, Desa Mattoanging, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Peti jenazah itu seharusnya dikirim ke Batam, Riau.

Insiden salah kirim jenazah itu membuat geger pihak keluarga dan warga setempat.

"Jenazahnya tertukar. Tapi, akan dikembalikan ke alamat yang sebenarnya. Jenazah itu dari Malaysia tiba di sini pada Selasa 4 Mei," kata Kapolsek Kajang, AKP Khaeruddin saat dikonfirmasi, Kamis (6/5).


Peti jenazah yang salah sasaran itu berisikan jenazah pria bernama, Ahmad Bin Hasan. Jenazah Ahmad seharusnya dikirim ke Pulau Batam, tertukar dengan jenazah berjenis kelamin perempuan Darmin Bin Majid yang semestinya dikirim ke Kabupaten Bulukuma.

Diduga kedua jenazah tersebut tertukar saat pesawat transit di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Keluarga alm. Ahmad kala menerima peti tersebut kaget menerima jenazah yang tertukar bukanlah kerabatnya. Akhirnya, setelah ditelusuri paket peti yang seharusnya terkirim ke Desa Mattonanging.

Alhasil, keluarga almarhum Ahmad pun menelepon Kepala Desa Mattoanging, Zaenuddin memberitahukan soal tertukarnya jenazah tersebut.

Di satu sisi, keluarga almarhumah Darmin bin Majid di Bulukumba tidak melakukan cek ricek dulu dan langsung mengebumikan jenazah tanpa diperiksa lebih dulu. Alhasil, makam yang berisi jenazah Ahmad bin Hasan itu pun harus digali sebelum dikirim lagi ke Batam.

Sementara itu, untuk jenazah almarhumah Darmin, kata Khaeruddin, sudah tiba di Bulukumba dan segera dimakamkan.

"Tadi pagi tiba dan langsung dikebumikan. Kalau jenazah Ahmad Bin Hasan digali kembali dan selanjutnya dikirim ke kembali ke Batam," jelasnya.

(mir/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK